Selvia Selvia
UIN Fatmawati Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Keluarga dalam Pengasuhan Anak Berkebutuhan Khusus Selvia Selvia; Diska Argita; Dini Wulan; Oktori Ramadhan
ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/istisyfa.v4i3.9824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam peran keluarga dalam pengasuhan anak berkebutuhan khusus (ABK) melalui studi kasus pada dua informan, G dan F, yang memiliki karakteristik perkembangan berbeda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, didukung oleh wawancara mendalam dan observasi untuk menggali pola interaksi, bentuk dukungan, serta dinamika pengasuhan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga menjadi faktor utama dalam membentuk kemampuan adaptif, kemandirian, serta perkembangan sosial-emosional anak. G memperoleh dukungan yang konsisten melalui pendampingan, terapi, dan kolaborasi intens dengan sekolah, sehingga ia menunjukkan kemampuan adaptif yang lebih baik. Sebaliknya, F menunjukkan hambatan sosial-emosional dan kemandirian yang lebih rendah akibat kondisi kesehatan serta pola asuh protektif keluarga. Meski demikian, keluarga tetap menjadi pilar utama dalam memastikan keamanan dan kenyamanan anak. Kolaborasi keluarga–sekolah, dukungan emosional, dan lingkungan rumah yang responsif terbukti memperkuat perkembangan kedua anak. Penelitian ini menegaskan bahwa pengasuhan ABK harus bersifat individual, adaptif, dan berbasis kebutuhan masing-masing anak. Selain itu, peran keluarga tidak hanya mencakup pengawasan fisik, tetapi juga membangun struktur emosional, stimulasi sosial, serta kerja sama dengan sekolah untuk mendukung perkembangan akademik maupun nonakademik anak. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi penguatan program bimbingan keluarga dan pendidikan inklusi.