Pengelolaan limbah plastik menjadi perhatian utama dalam aspek lingkungan dan keberlanjutan. Limbah botol plastik yang sulit terurai dan sering mencemari lingkungan memerlukan solusi inovatif. Selain isu lingkungan, pemberdayaan komunitas marginal, seperti komunitas Tuli, juga menjadi fokus pembangunan sosial. Kegiatan pelatihan kerajinan daur ulang limbah botol plastik dan kayu ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan memperkuat kesadaran sosial serta lingkungan. Pelatihan dilakukan melalui workshop inklusif yang melibatkan komunitas Tuli, dengan metode praktis dan kolaboratif, dan hasilnya menunjukkan peningkatan keterampilan, kreativitas, serta kesadaran akan pentingnya keberlanjutan. Model ini berpotensi direplikasi untuk memperkuat kapasitas dan inklusi sosial dalam berbagai komunitas.