Limbah kertas pada kalender yang kebanyakan digunakan oleh masyarakat Indonesia sangat menjadi suatu masalah utama pada permasalahan ini. Limbah tersebut yang berupa kertas dapat menjadi masalah dalam aspek kehidupan yang berupa sampah rumah tangga, dan limbah ini akan dihasilkan setiap setahun sekali, karena kalender yang biasanya berisi tanggal dalam satu tahun akan tidak berguna pada tahun berikutnya. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengurangi limbah kertas pada kalender tahunan agar konsep keberlangsungan dalam ekologi desain dapat tercipta dan terlaksanakan. Pembuatan kalender abadi yang menggunakan metode upcycle adalah salah satu cara penerapan sustainability yang dapat diterapkan oleh para audiens pada sosialisasi ini. Metode yang digunakan pada sosialisasi ini berupa penyuluhan, dimana subjeknya adalah masyarakat umum dengan umur sebaya. Penyuluhan berisi pemaparan materi dan penerapan langsung berupa pembuatan produk jadi dari kalender abadi atau disini disebut Perpetual Calendar menggunakan barang bekas berupa ikat pinggang dan kayu bekas.