Euis Latipah
Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhary Cianjur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembentukan Karakter Islami Siswa Melalui Pembiasaan Shalat Duha Dan Tadarus Al-Qur’an Di Madrasah Aliyah Nurul Islam Euis Latipah; Siti Aripah; Siti jenab Setiawati
Ulumuddin: Journal of islamics Study Vol. 1 No. 2 (2025): Ulumuddin: Journal of islamics Study
Publisher : STAI Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/5wbbkd65

Abstract

Pendidikan Islam, dalam lingkup institusi pendidikan formal seperti madrasah, memiliki peran krusial yang melampaui transfer ilmu pengetahuan kognitif semata. Pendidikan ini secara inheren bertujuan membentuk insan kamil pribadi utuh yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kukuh secara moral dan spiritual. Fokus utama dari upaya ini adalah pembentukan karakter Islami siswa, yang berlandaskan pada nilai-nilai fundamental Al-Qur’an dan As-Sunnah. Realitas ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan Islam tidak dapat diukur hanya dari capaian akademik, melainkan juga dari integrasi nilai-nilai keagamaan dalam perilaku sehari-hari peserta didik. Penelitian ini berangkat dari kebutuhan untuk menguji efektivitas strategi pendidikan karakter berbasis pembiasaan ibadah (internalisasi nilai melalui rutinitas praktik keagamaan) di lingkungan sekolah. Secara spesifik, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara mendalam bagaimana pelaksanaan pembiasaan Salat Duha dan Tadarus Al-Qur’an yang terstruktur dan konsisten di Madrasah Aliyah (MA) Nurul Islam berperan signifikan dalam membentuk dan menginternalisasi karakter Islami pada diri siswa. Penelitian ini dengan tegas menegaskan bahwa pembiasaan Salat Duha dan Tadarus Al-Qur’an bukan sekadar kegiatan pelengkap, melainkan merupakan strategi pedagogis yang efektif dan teruji dalam membentuk karakter Islami siswa di madrasah. Strategi ini berhasil menjembatani antara aspek ritual ('ibadah) dan aspek moral (akhlak), menjadikan madrasah sebagai pusat pendidikan yang menghasilkan generasi yang berintegritas spiritual dan moral. Implikasi dari penelitian ini adalah rekomendasi bagi institusi pendidikan Islam lainnya untuk mengadopsi model pembiasaan serupa dengan dukungan penuh dari seluruh ekosistem sekolah.
Al-Farabi's Philosophical Thoughts Muhammad Adhil Fatih Nasrullah; Dina Solehah; Gina Mardilah; Fattahu Rahman; Euis Latipah
Al-Falsafah: Jurnal Pemikiran dan Filsafat Islam Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/falsafah.v1i2.7

Abstract

Islamic philosophy is a systematic study of life, the universe, ethics, morality, science, thought and political thought in Islamic civilization which is related to Islamic teachings. The existence of a world-renowned philosopher named Al-Farabi is one of the figures who brought about epoch-making events in Islamic philosophy by subsequent philosophers. The world is illuminated by his works, such as the emanations and philosophy of Al-Farabi’s soul, becoming the vanguard of the next generation of Muslims. A prominent Muslim philosopher of the 9th century. Al-Farabi played an important role in the development of Islamic philosophy. According to Al-Farabi, philosophy is a science that studies truth, goodness and justice. For Al-Farabi, philosophy is not just a theory, but also a way of life that includes an understanding of the universe, the purpose of life, and how to achieve happiness and perfection. He considers that philosophy is a form of knowledge that guides humans towards moral and intellectual perfection.