This Author published in this journals
All Journal BioHealth
Dody Saputra Barus
Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN SISTEM PARAMAGNETIK DAN SISTEM OKSIGEN SENSOR MESIN VENTILATOR Dody Saputra Barus; Ramdhani Syahputra; Adri Yanto
Biomedical and Environmental Health Technology Vol 1 No 1 (2024): Biomedical and Environmental Health Technology (BIOHEALTH)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/1v2j3f66

Abstract

Ventilator merupakan peralatan penting pada unit perawatan intensif. Sensor O2 dalam ventilator juga dapat dihasilkandengan sensor O2 galvanik yang pada dasarnya adalah sel pembangkit listrik kecil yang membutuhkan O2 untukmengaktifkan reaksi kimianya, sedangkan pada sensor paramagnetic menggunakan fakta bahwa O2 memiliki karakteristikparamagnetic yang kuat dari pada gas lainnya. Desain penelitian ini desain eksperimental. Pada penelitian ini disajikan datapenelitian yang telah dilakukan dengan mengukur parameter konsentrasi oksigen pada ventilator dengan sensor galvanikdan ventilator dengan sensor paramagnetic. Pada ventilator dengan sensor galvanik memiliki rata-rata tingkat keakurasiannilai konsentrasi oksigen sebesar 99,00%. Hal ini membuktikan bahwa tingkat keakurasian nilai FiO2 pada ventilatordengan oksigen sensor galvanik memiliki tingkat keakurasian yang masih sesuai dengan standar toleransinya sebesar ±10%.Pada ventilator dengan sensor paramagnetik memiliki rata-rata tingkat keakurasian nilai konsentrasi oksigen sebesar 99,44%.Hal ini membuktikan bahwa tingkat keakurasian nilai konsentrasi oksigen ventilator dengan oksigen sensor paramagnetikmemiliki tingkat keakurasian yang masih sesuai dengan standar yaitu toleransinya sebesar ±10%. Harapan penulis kepadarumah sakit lebih menggunakan ventilator yang menggunakan sistem paragmanetik karena biaya pengeluaran dari rumah sakit lebih irit dan lebih tidak perlu pergantian Oksigen sensor dan pastinya akan menghemat biaya kepada pasien.