Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh sistem grounding atau Protective Earth (PE) terhadap keselamatan kelistrikan dan kinerja alat Ultrasonografi (USG) OBGYN di Rumah Sakit Awal Bros Panam. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Pengujian keselamatan kelistrikan dilakukan menggunakan Electrical Safety Analyzer (ESA612), sedangkan pengujian kinerja dilakukan menggunakan USG phantom untuk parameter pengukuran jarak. Data primer diperoleh melalui observasi langsung dan pengukuran resistansi PE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai resistansi PE pada alat USG GE tipe LOQIC C5 berada di bawah ambang batas standar (≤0,2 ohm), dengan nilai berturut-turut sebesar 0,095; 0,141; 0,087; 0,119; dan 0,147 ohm selama periode 2020–2024. Pengujian kinerja menunjukkan hasil pengukuran jarak yang stabil dan konsisten sebesar 1,00 cm untuk parameter vertikal dan horizontal. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem grounding dan kinerja kalibrasi alat USG OBGYN memenuhi standar keselamatan dan akurasi yang dipersyaratkan, sehingga aman dan layak digunakan dalam praktik medis, khususnya pelayanan kesehatan ibu hamil.