Penyakit tidak menular (PTM) merupakan masalah kesehatan utama yang terus meningkat dan memerlukan upaya pencegahan yang efektif, khususnya melalui program di tingkat pelayanan kesehatan primer. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan program tersebut adalah sistem monitoring yang digunakan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem monitoring dalam program pencegahan penyakit tidak menular di wilayah kerja Puskesmas Teluk Nibung Kota Tanjungbalai. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Teluk Nibung dengan jumlah sampel sebanyak 200 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Variabel independen adalah sistem monitoring, sedangkan variabel dependen adalah efektivitas program pencegahan PTM. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara sistem monitoring dengan efektivitas program pencegahan penyakit tidak menular (p = 0,000). Sistem monitoring yang baik memiliki peluang meningkatkan efektivitas program sebesar 3,413 kali dibandingkan dengan sistem monitoring yang kurang baik (OR = 3,413; CI 95%: 1,867–6,238). Temuan ini menunjukkan bahwa sistem monitoring memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas program pencegahan PTM, khususnya dalam mendukung pengelolaan data, evaluasi program, serta pengambilan keputusan di tingkat pelayanan kesehatan primer..