p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nexus
Prisca Caesa Moneteringtyas
Program Studi Teknik Rekayasa Kimia Industri, Teknik Mesin, Politeknik Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Nexus

Dopan Nanopartikel Perak dari Air Limbah Radiofotografi yang Diembankan pada Fotokatalis TiO2: Material Antijamur dan Antibakteri Masa Depan Nahzim Rahmat; Prisca Caesa Moneteringtyas; Novianti Dwi Lestari; Trisno Afandi; Sukma Wahyu Wijayanti; Muhammad Faisal
Nexus Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2025): Nexus: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/nst.v1i1.2362

Abstract

Air limbah radiofotografi mengandung ion kompleks perak tiosulfat [Ag(S2O3)2]3-. Kation Ag+ dapat direduksi menjadi Ag(s), yang digunakan sebagai dopan untuk diembankan pada fotokatalis TiO2. Penggunaan dopan Ag yang berasal dari air limbah fixing radiofotografi yang disintesis oleh 3 penelitian yang berbeda. Tujuan utama dari review paper ini adalah untuk membandingkan hasil yang diperoleh 3 artikel terindeks Scopus tersebut, baik dari segi konsentrasi Ag(I) yang diperoleh dari air limbah radiofotografi, metode pembuatan fotokatalis TiO2/AgNPs, karakterisasi yang dilakukan pada berbagai instrumen, dan hasil pengujian in vitro pada organisme uji.
Jurnal Review: Potensi Biji Kebiul (Caesalpinia bonduc) sebagai Bahan Baku Minuman Herbal Fungsional Inten Pangestika; Imas Masriah; Prisca Caesa Moneteringtyas; Efriyana Oksal; Shally Sapitri
Nexus Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2025): Nexus: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/nst.v1i1.2363

Abstract

Masyarakat Indonesia secara turun-temurun telah mempercayai dan menggunakan tanaman herbal untuk mengobati berbagai penyakit. Tanaman herbal tersebut disajikan dengan cara yang sederhana seperti diseduh dan diminum untuk mengobati berbagai masalah kesehatan ataupun untuk memelihara kesehatan tubuh. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai minuman herbal adalah biji kebiul (Caesalpinia bonduc) karena berbagai penelitian telah membuktikan bahwa biji kebiul memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas sebagai antimalaria, antibakteri, antifungi, antiinflamasi, antioksidan, antidiabetes, dan lain-lain.