Kesantunan berbahasa merupakan hal memperlihatkan kesadaran akan martabat orang lain dalam berbahasa, baik saat menggunakan bahasa lisan maupun bahasa tulis. Etika dalam berbahasa berkaitan dengan norma-norma sosial dan sistem budaya yang berlaku dalam suatu masyarakat. Etika berbahasa ini mengatur apa yang harus dikatakan seorang lawan tutur pada waktu dan keadaan tetentu. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian seperti perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain-lain Hasil penelitian ini sesuai rumusan masalah yang ditemukan. Deskripsi jenis penyimpangan yang terjadi dalam interaksi belajar mengajar bahasa Indonesia siswa kelas X SMA Khairul Ulum, penyimpangan yang paling banyak ditemukan yakni maksim kesimpatian dengan jumlah 4 tuturan siswa yang menyimpang. Sedangkan alasan terjadinya penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa dalam interaksi belajar mengajar bahasa Indonesia siswa kelas X SMA Khairul Ulum, menganggap guru sebagai teman sehingga siswa berkomunikasi selakyatnya berbicara dengan teman, kondisi geografis siswa yang mengakibatkan siswa terbawa nada bicara yang keras, dan kemajuan teknologi.