Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Perancangan Sistem Kontingensi Penyiaran TV oleh Broadcast Engineer Pada Dua Stasiun TV Berbeda Lokasi Saat Pandemi Covid-19 Ciptono Setyobudi
VISIONER : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif Vol. 10 No. 1 (2023): Visioner : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif
Publisher : Institut Media Digital Emtek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65873/j369qv27

Abstract

Sejak pandemi Covid 19 melanda dunia termasuk Indonesia, maka tindakan preventif dan antisipasi dilakukan oleh beberapa dunia industri. Baik dalam pengeloaan Sumber Daya Manusia maupun proses produksi usahanya agar tidak terganggu. Tidak terkecuali Industri media televisi. Indosiar dan Surya Citra Televisi (SCTV) adalah dua Stasiun Televisi Swasta Nasional yang sudah melakukan langkahlangkah kontingensi teknis operasional penyiarannya. Dimana jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dan menyebabkan Sumber Daya Manusianya harus dikarantina, pada salah satu Stasiun TV tersebut, maka proses penyiaran tidak boleh terhenti dan salah satu harus mampu mem-backup stasiun televisi yang lain. Sistem Kontingensi meliputi banyak hal teknis seperti Sinkronisasi Data Server, Jaringan internet, Jaringan Sistem Penyiaran, Sistem Grafis, Sistem Komunikasi serta Sistem Pengiriman sinyal ke Transmisi. Akan tetapi mitigasi terkendala oleh lokasi Control Room Siaran dari dua stasiun televisi tersebut, dimana SCTV berada di Senayan City Jalan Asia Afrika Jakarta Pusat sedangkan Indosiar berada di Jalan Damai, Daan Mogot Jakarta Barat. Maka perancangan kontingensi para broadcast engineer diharapkan mampu menjawab tantangan untuk menjaga eksistensi kedua Stasiun Televisi serta kepuasan para pemangku kepentingan (stake holder)
MEMBANGUN KEUNGGULAN KOMPETITIF SISTEM PENYIARAN TELEVISI INDONESIA DI ERA MEDIA BARU(Kajian Fenomenologi dengan Menggunakan Pendekatan Soft System Methologydengan Variabel Teknologi, Strategi dan Regulasi) Ciptono Setyobudi; Ratih Damayanti
VISIONER : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif Vol. 11 No. 1 (2024): Visioner : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif
Publisher : Institut Media Digital Emtek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65873/h4xzgv02

Abstract

Penerapan Digital Televisi melalui kebijakan Analog Switch Off (ASO) belum mampu mendorong Penyiaran Televisi Nasional untuk bersaing dengan kehadiran media baru dengan platform digital berbasis streaming, terbukti revenue pada Industri Penyiaran Televisi yang terus menurun pendapatannya. Penyiaran Televisi adalah media aman untuk mendapatkan konten hiburan dan informasi karena pengawasan ketat secara materi dan durasi oleh berbagai pihak terkait. Disamping itu industri Penyiaran TV mampu memberikan dampak signifikan dibidang ekonomi dan bisa diandalkan untuk menjaga moral, etika serta budaya bangsa sehingga harus dipertahankan keberadaannya dalam persaingan pada ekosistem industry media. Pendekatan Soft Systems Methodolgy dengan 3 variable berupa teknologi, strategi dan regulasi akan memberikan gambaran Langkah yang tepat agar Sistem Penyiaran Televisi di Indonesia tetap eksis ditengah dinamika persaingan industri media di Indonesia