Anak Agung Devina Asana Putri
1Program Studi Magister Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana. Jalan Raya Kampus UNUD, Bukit Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali - 80361

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Jamur Kontaminan Pada Biji Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Dari Desa Belok/Sidan, Kecamatan Petang Anak Agung Devina Asana Putri; Ida Bagus Gede Darmayasa; Ni Luh Arpiwi
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Program Magister Ilmu Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2024.v11.i02.p3

Abstract

Rendahnya kualitas biji kopi arabika disebabkan oleh kontaminasi beberapa jenis jamur pada permukaan biji, salah satu jenis jamur yang dominan adalah Aspergillus. Langkah pertama dari pencegahan kontaminasi jamur pada permukaan biji kopi arabika adalah mengetahui informasi jenis jamur tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik jamur kontaminan yang diisolasi dari biji kopi arabika dengan pendekatan morfologi dan molekuler. Prosedur penelitian ini adalah pemeriksaan jamur kontaminan, isolasi dan identifikasi jamur dari biji kopi arabika, dan identifikasi molekuler jamur dengan persentase kontaminasi tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji kopi arabika yang berasal dari Banjar Bon, Desa Belok/Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung terkontaminasi oleh 3 jenis jamur yaitu Aspergillus, Penicillium, dan Rhizopus. Jenis jamur dengan kontaminasi tertinggi adalah Aspergillus sp. 1 dengan persentase kontaminasi sebesar 68,89 ± 0,96%. Karakter morfologi jamur Aspergillus sp. 1 yaitu koloni berwarna hijau kekuningan, koloni bertekstur kasar, konidia berbentuk bulat dan bertekstur halus, vesikel berbentuk bulat, dan struktur konidiofor tunggal. Identifikasi molekuler menunjukkan bahwa Aspergillus sp. 1 memiliki panjang pita DNA yaitu 582 base pair (bp), serta konstruksi pohon filogenetik menunjukkan bahwa Aspergillus sp. 1 berada pada satu kelompok dengan Aspergillus flavus A26R dengan kode aksesi MN095167.1. Berdasarkan identfikasi morfologi dan molekuler yang telah dilakukan, biji kopi arabika telah terkontaminasi oleh Aspergillus flavus. Kata kunci: identifikasi molekuler, internal transcribed spacer (ITS), jamur kontaminan, komoditas pasca panen, uji kertas saring.
Identifikasi Jamur Kontaminan Pada Biji Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Dari Desa Belok/Sidan, Kecamatan Petang Anak Agung Devina Asana Putri; Ida Bagus Gede Darmayasa; Ni Luh Arpiwi
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Program Magister Ilmu Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2024.v11.i02.p3

Abstract

Rendahnya kualitas biji kopi arabika disebabkan oleh kontaminasi beberapa jenis jamur pada permukaan biji, salah satu jenis jamur yang dominan adalah Aspergillus. Langkah pertama dari pencegahan kontaminasi jamur pada permukaan biji kopi arabika adalah mengetahui informasi jenis jamur tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik jamur kontaminan yang diisolasi dari biji kopi arabika dengan pendekatan morfologi dan molekuler. Prosedur penelitian ini adalah pemeriksaan jamur kontaminan, isolasi dan identifikasi jamur dari biji kopi arabika, dan identifikasi molekuler jamur dengan persentase kontaminasi tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji kopi arabika yang berasal dari Banjar Bon, Desa Belok/Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung terkontaminasi oleh 3 jenis jamur yaitu Aspergillus, Penicillium, dan Rhizopus. Jenis jamur dengan kontaminasi tertinggi adalah Aspergillus sp. 1 dengan persentase kontaminasi sebesar 68,89 ± 0,96%. Karakter morfologi jamur Aspergillus sp. 1 yaitu koloni berwarna hijau kekuningan, koloni bertekstur kasar, konidia berbentuk bulat dan bertekstur halus, vesikel berbentuk bulat, dan struktur konidiofor tunggal. Identifikasi molekuler menunjukkan bahwa Aspergillus sp. 1 memiliki panjang pita DNA yaitu 582 base pair (bp), serta konstruksi pohon filogenetik menunjukkan bahwa Aspergillus sp. 1 berada pada satu kelompok dengan Aspergillus flavus A26R dengan kode aksesi MN095167.1. Berdasarkan identfikasi morfologi dan molekuler yang telah dilakukan, biji kopi arabika telah terkontaminasi oleh Aspergillus flavus. Kata kunci: identifikasi molekuler, internal transcribed spacer (ITS), jamur kontaminan, komoditas pasca panen, uji kertas saring.