Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Shift in Payment Method Preferences from Cash to Sharia-Based Mobile Banking: A Study of Muslim Consumer Behavior on Bawean Island Muhammad Rahel; Andrian Firman Shah; Raudatul Jannah; Rifky Ananda Rahman; Qomarul Haq; Alif Sandika Putra; Mudarrisa; Salsabilaturribi; Murtasiyah; Inayatul Fatimah
Journal of Economics and Social Sciences (JESS) Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Economics and Social Sciences (JESS)
Publisher : CV. Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/jess.v4i2.1233

Abstract

This study aims to analyze the determinants of the shift in payment preferences from cash to Sharia-based mobile banking among Muslim consumers on Bawean Island. This study highlights the adaptation of financial technology in an archipelagic region with strong religious cultural characteristics and dependence on the migrant economy. The research method used a descriptive quantitative approach through a survey of 107 respondents residing in Sangkapura and Tambak subdistricts, with demographic variations ranging from students to entrepreneurs. The results reveal that technology adoption is dominated by younger age groups (Generation Z and Millennials). Utility factors such as transaction speed, bill payment efficiency, and ease of receiving remittances from migrant relatives are the main functional drivers. Substantially, religious aspects including halal guarantees, riba-free principles, and the integration of worship features proved to be distinguishing factors that built user trust and peace of mind. Although perceptions of application security were relatively high, infrastructure constraints in the form of unstable internet signals remained a significant technical obstacle in the region. Overall, it is concluded that sharia mobile banking in Bawean has transformed into a vital solution that bridges the needs of modern economic transactions with compliance with Islamic values.
PENDAMPINGAN PENCATATAN KEUANGAN UMKM BERBASIS DIGITAL MELALUI APLIKASI BUKUWARUNG DI DESA DIPONGGO Rossa Amelia; Qomarul Haq; Mat Isa; Tuti Nur Aisyah; Abdurrahman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v3i3.4689

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam menunjang perekonomian masyarakat, namun pengelolaan keuangan dan pencatatan transaksi masih menjadi kendala bagi sebagian pelaku UMKM, khususnya pada usaha yang dikelola dengan sistem sederhana. Kondisi ini juga dialami oleh pelaku UMKM di Desa Diponggo, Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik, yang masih mencatat transaksi keuangan secara manual menggunakan buku fisik, tanpa pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha, sehingga menyulitkan pelaku usaha dalam mengetahui arus kas dan keuntungan usaha secara akurat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam melakukan pencatatan transaksi keuangan secara digital menggunakan aplikasi BukuWarung. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri atas empat tahapan, yaitu observasi dan wawancara, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi kegiatan, yang dilaksanakan pada tanggal 19–30 Agustus 2026 terhadap tiga pelaku UMKM sasaran, yaitu Mini Market Aula, Mini Market Alan, dan Mini Market Bu Mimin. Efektivitas kegiatan diukur melalui pre-test dan post-test pada tiga aspek perubahan, yaitu sikap, sosial budaya, dan ekonomi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap pentingnya pencatatan keuangan digital sebesar 90%, perubahan kebiasaan pencatatan transaksi sebesar 95%, serta peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan usaha sebesar 90%. Pelaku usaha yang semula belum mampu memisahkan keuangan pribadi dan usaha kini mampu mencatat transaksi serta menyusun laporan keuangan sederhana secara mandiri menggunakan aplikasi BukuWarung. Hasil ini menunjukkan bahwa pendampingan digitalisasi pencatatan keuangan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kapasitas pengelolaan usaha UMKM di wilayah pedesaan, sekaligus berpotensi mendukung penguatan kapasitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.