Perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi, tetapi juga dituntut berinovasi dalam mengembangkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pemustaka sekaligus mendukung keberlanjutan operasional. Salah satu tantangan yang dihadapi banyak perpustakaan adalah keterbatasan anggaran yang berdampak pada kualitas layanan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan layanan sirkulasi melalui pemanfaatan mesin cetak dan layanan bebas pustaka sebagai sumber pendapatan alternatif bagi perpustakaan. Mitra pengabdian adalah UPT Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar yang menghadapi kendala dalam meningkatkan efisiensi layanan serta menambah pemasukan non-anggaran pokok. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan layanan, penyediaan fasilitas mesin cetak, penerapan prosedur layanan bebas pustaka yang sederhana, dan pelatihan pustakawan dalam pengelolaan layanan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemustaka merespons positif layanan mesin cetak karena mempermudah akses terhadap kebutuhan akademik, sedangkan layanan bebas pustaka yang lebih terstruktur meningkatkan kepastian administrasi. Selain itu, layanan ini terbukti memberikan tambahan pendapatan bagi perpustakaan yang dapat dialokasikan untuk pengembangan koleksi dan kegiatan literasi. Temuan ini menegaskan bahwa inovasi layanan berbasis kebutuhan pengguna tidak hanya meningkatkan kepuasan pemustaka, tetapi juga memperkuat kemandirian finansial perpustakaan. Dengan demikian, optimalisasi layanan sirkulasi melalui mesin cetak dan bebas pustaka memiliki makna strategis dalam mewujudkan perpustakaan yang adaptif, berkelanjutan, dan berdaya saing.