Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Inovasi Sistem Informasi STUNEDUCATE sebagai Upaya Meningkatkan Indeks Literasi Stunting Masyarakat Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan Ismaya Ismaya; Apriyanto Apriyanto; Ushwa Dwi Masrurah Arifin Bando; Andi Ahmad Chabir Galib; Nurmila Ramadani; Suherdiansyah Suherdiansyah
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 4 No. 4 (2023): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v4i4.8894

Abstract

This community service program aims to provide innovation to the Enrekang Regency Stunting Reduction Acceleration Team (TPPS) in conducting stunting counselling to the Enrekang Community. This service method uses STUNEDUCATE information system training with target partners, namely the Team for the Acceleration of Stunting Reduction (TPPS) of Enrekang Regency, South Sulawesi Province. The evaluation instrument of this activity is a questionnaire and analyzed descriptively. The result of this service activity is the creation of new innovations for TPPS Enrekang Regency in terms of conducting online-based stunting counselling. TPPS can provide stunting education online so that TPPS is no longer constrained by distance and time. With the massive online counselling by TPPS through the STUNEDUCATE information system, the stunting literacy index of the Enrekang Regency Community can be further increased, and the stunting rate can be achieved in accordance with Presidential Regulation Number 72 of 2021 concerning the acceleration of stunting reduction.
Pendidikan Literasi Komunikasi: Membangun Karakter Anak Usia Dini Melalui Komunikasi yang Efektif Ismaya Ismaya; Elihami Elihami; Andi Ahmad Chabir Galib
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i1.3578

Abstract

Berkomunikasi berarti manusia berusaha untuk mencapai kesamaan makna dan manusia mencoba untuk berbagi informasi, gagasan, atau sikap dengan partisipan lainnya. Apabila tidak terjadi kesamaan makna antara komunikator dan komunikan yaitu komunikan tidak mengerti dengan pesan yang diterimanya maka komunikasi tidak terjadi atau tidak komunikatif. Penelitian’ ini menggunakan metode kualitatif non karena sumber datanya bukan manusia melainkan dokumen. Penelitian ini ‘termasuk jenis penelitian kepustakaan ‘(library research), sedangkan pengumpulan datanya menggunakan teknik dokumentasi. Adapun ‘analisis data yang di gunakan adalah analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa usia dini anak mengalami masa keemasan (the golden age) yang merupakan masa di mana anak mulai peka/sensitif untuk menerima berbagai rangsangan. Komunikasi kita yang berkualitas pada anak usia dini akan membuat mereka mampu mengenal dan membedakan benar salah, memudahkan dalam mengetahui akar persoalan, serta memberikan kepentingan yang terbaik untuk anak. Harapannya, di masa yang akan datang, anak tidak salah dalam memilih pergaulan di luar rumah dan tidak mencoba-coba sesuatu yang membahayakan, baik bagi dirinya maupun lingkungannya.
Integration of Information Literacy into the Primary Education Curriculum: A Study of Elementary School Libraries in Enrekang Regency Andi Ahmad Chabir Galib; Ismaya Ismaya; Syawal Syawal; Elihami Elihami
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of information technology demands that learners acquire information literacy skills from an early age as part of 21st-century competencies. Information literacy encompasses not only the ability to search for and use information but also the skills to evaluate, process, and present information critically and ethically. In the context of primary education, the curriculum and school library play a strategic role in laying the foundation for information literacy from an early stage. This study aims to explore how the integration of information literacy into the primary education curriculum is implemented in elementary schools in Enrekang Regency, as well as how school libraries contribute to supporting this process. The research employs a descriptive qualitative approach using a case study method in three elementary schools that have active library programs. Data collection was conducted through in-depth interviews with teachers, librarians, and principals; observation of literacy activities; and document analysis (lesson plans, syllabi, and library programs). The findings indicate that the integration of information literacy remains incidental and is not yet structured within the formal curriculum. School libraries have made efforts to become open learning spaces, yet their role has not been fully optimized due to limited resources and coordination among school stakeholders. The implication is that supportive policies are needed to systematically strengthen information literacy through curriculum integration, teacher training, and the revitalization of school libraries as literacy centers and learning resource hubs.
OPTIMALISASI LAYANAN SIRKULASI DENGAN MESIN CETAK DAN BEBAS PUSTAKA SEBAGAI SUMBER PENDAPATAN PERPUSTAKAAN Ismaya Ismaya; Nurhasana Nurhasana; Muh Saiful; Chantika Chantika; Citra Kusuma Sari; Nur Aidiawati Aidiawati
JOURNAL OF PROGRESSIVE INNOVATION LIBRARY SERVICE Vol. 5, No. 2 (2025): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpils.v5i2.34274

Abstract

Perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi, tetapi juga dituntut berinovasi dalam mengembangkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pemustaka sekaligus mendukung keberlanjutan operasional. Salah satu tantangan yang dihadapi banyak perpustakaan adalah keterbatasan anggaran yang berdampak pada kualitas layanan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan layanan sirkulasi melalui pemanfaatan mesin cetak dan layanan bebas pustaka sebagai sumber pendapatan alternatif bagi perpustakaan. Mitra pengabdian adalah UPT Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar yang menghadapi kendala dalam meningkatkan efisiensi layanan serta menambah pemasukan non-anggaran pokok. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan layanan, penyediaan fasilitas mesin cetak, penerapan prosedur layanan bebas pustaka yang sederhana, dan pelatihan pustakawan dalam pengelolaan layanan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemustaka merespons positif layanan mesin cetak karena mempermudah akses terhadap kebutuhan akademik, sedangkan layanan bebas pustaka yang lebih terstruktur meningkatkan kepastian administrasi. Selain itu, layanan ini terbukti memberikan tambahan pendapatan bagi perpustakaan yang dapat dialokasikan untuk pengembangan koleksi dan kegiatan literasi. Temuan ini menegaskan bahwa inovasi layanan berbasis kebutuhan pengguna tidak hanya meningkatkan kepuasan pemustaka, tetapi juga memperkuat kemandirian finansial perpustakaan. Dengan demikian, optimalisasi layanan sirkulasi melalui mesin cetak dan bebas pustaka memiliki makna strategis dalam mewujudkan perpustakaan yang adaptif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
UPAYA PENINGKATAN LITERASI MASYARAKAT MELALUI SEMINAR LITERASI DI DESA KARRANG KABUPATEN ENREKANG Ismaya Ismaya; Andi Ahmad Chabir Galib; Karmila Pare Allo; Asbar Asbar
JOURNAL OF PROGRESSIVE INNOVATION LIBRARY SERVICE Vol. 5, No.1 (2025): April
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpils.v5i1.30809

Abstract

Rendahnya tingkat literasi di wilayah pedesaan, termasuk di Kabupaten Enrekang, menjadi tantangan yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat, terutama dalam hal akses informasi, pengambilan keputusan, dan pemberdayaan ekonomi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan literasi masyarakat Desa Karrang melalui kegiatan seminar literasi yang melibatkan warga, tokoh masyarakat, dan perangkat desa. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kulibuku Maspul, sebuah komunitas baca yang ada di Kabupaten Enrekang. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, dan diskusi kelompok. Kegiatan ini dilaksanakan Desa Karrang Kecamatan Cendana Kabupaten Enrekang dengan partisipasi aktif dari berbagai lapisan masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari, serta adanya komitmen bersama untuk mengembangkan ruang-ruang literasi desa, seperti taman baca dan kelompok belajar. Kegiatan ini juga memantik inisiatif warga untuk membentuk komunitas literasi berbasis lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dalam edukasi literasi mampu meningkatkan kesadaran kritis masyarakat desa. Hasil pengabdian ini penting sebagai model pemberdayaan berbasis literasi yang dapat direplikasi di desa-desa lain guna mempercepat pembangunan sosial dan budaya masyarakat pedesaan.