Miftahul Haira
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INOVASI PEMBUATAN KARTU PENITIPAN BARANG UNTUK MENDUKUNG OPTIMALISASI LAYANAN PEMUSTAKA DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI SULAWESI SELATAN Andi Ahmad Chabir Galib; Miftahul Haira; Nur Jannah; Nursyami Nursyami; Marhaini Marhaini; Nurhikmah Nurhikmah; Mutiara Akbar Syam; Nurmila Ramadani
JOURNAL OF PROGRESSIVE INNOVATION LIBRARY SERVICE Vol. 5, No. 2 (2025): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpils.v5i2.34318

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung optimalisasi layanan pemustaka melalui inovasi pembuatan kartu penitipan barang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Layanan penitipan barang merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi pemustaka ketika mengakses fasilitas perpustakaan. Namun, dalam praktiknya seringkali terjadi kendala berupa kurangnya standar administrasi yang berdampak pada efektivitas pelayanan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Muhammadiyah Enrekang melaksanakan kegiatan pengabdian selama dua bulan dengan fokus pada inovasi kartu penitipan barang yang lebih terstruktur dan praktis. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan desain kartu, uji coba penerapan, serta evaluasi bersama pustakawan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa keberadaan kartu penitipan barang memberikan dampak positif terhadap proses layanan, di antaranya mempercepat prosedur penitipan, meningkatkan akurasi pencatatan, serta meminimalisasi potensi kehilangan barang. Selain itu, pemustaka merasakan kenyamanan yang lebih tinggi karena proses penitipan menjadi jelas, tertib, dan terpercaya. Pihak pustakawan pun terbantu dalam melakukan pengelolaan administrasi penitipan barang secara lebih sistematis. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperlihatkan kontribusi nyata mahasiswa dalam pengembangan layanan perpustakaan, tetapi juga menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ke depan, inovasi kartu penitipan barang ini dapat dikembangkan lebih lanjut melalui sistem digital berbasis barcode atau aplikasi agar pelayanan semakin modern, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan pemustaka