Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Juridical Analysis of Online Prostitution Service Users in the Indonesian Legal Framework Novritsar Hasitongan Pakpahan; Rio Saputra; Didit Darmawan; Boby Eka Chandra Nugraha; Yusuf Fahrizal Mujisulistyo
Jurnal Hukum Lex Generalis Vol 5 No 10 (2024): Tema Filsafat Hukum, Politik Hukum dan Etika Profesi Hukum
Publisher : CV Rewang Rencang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56370/jhlg.v5i10.806

Abstract

The phenomenon of online prostitution in Indonesia presents complex legal challenges, triggered by the rapid development of information technology and the shift in prostitution operations from conventional to online. This study examines Indonesia's criminal legal framework in relation to online prostitution, highlighting the absence of specific legal norms to regulate online prostitution service users. This causes service users to often escape the law, even though their activities clearly violate social and moral norms. A normative juridical approach was used in this research, involving the analysis of relevant legislation and legal doctrine. The results show that existing regulations have not effectively addressed online prostitution, often excluding service users as criminal subjects. This study recommends revising and strengthening regulations to close legal loopholes, improve law enforcement, and protect vulnerable groups against sexual exploitation, ultimately ensuring justice and legal certainty for all parties concerned.
Convergence and Divergence: Strategies for Proving Digital Evidence in Common Law and Indonesian Law Systems Rommy Hardyansah; Rio Saputra
Jurnal Daulat Hukum Vol 9, No 1 (2026): March 2026
Publisher : Magister of Law, Faculty of Law, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jdh.v9i1.51432

Abstract

This literature study conducts a normative comparative analysis of digital evidence adduction strategies in Indonesian civil law and United States common law systems. The research examines the legal construction of authentication, integrity assessment, and the strategic challenges and opportunities in utilizing various digital evidence types, such as chats, emails, CCTV footage, blockchain data, and metadata. Using a qualitative library research method with content and comparative analysis, the study finds that Indonesia's approach is codification-based, placing the judge as an active seeker of material truth who evaluates digital evidence against formal and material requirements stipulated in the Electronic Information and Transactions Law and its implementing regulations. In contrast, the U.S. common law system employs a rigorous adversarial strategy, where digital evidence is tested through extensive discovery and cross-examination, with the judge acting as a procedural gatekeeper under the Federal Rules of Evidence. The core difference lies in the locus of substantive evaluation: Indonesian judges assess probative value directly, while common law juries do so after judicial admissibility screening. The study concludes that both systems are converging on the necessity of technical expertise but recommends that Indonesia enhance judicial digital literacy and consider limited e-discovery mechanisms to strengthen its evidentiary framework.
Gerakan Inovatif Mahasiswa untuk Menciptakan Lingkungan Kampus yang Lebih Baik Rio Saputra; Seftia Ayuningsih; Rommy Hardyansah; Febrian Dirgantara; Didit Darmawan
 Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin Vol. 5 No. 01 (2026): April: JURNAL ABDI MASYARAKAT MULTIDISIPLIN
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jammu.v5i01.2721

Abstract

Kegiatan bercocok tanam dan membersihkan area kampus merupakan upaya strategis dalam menumbuhkan kesadaran serta kepedulian lingkungan di kalangan mahasiswa sejak awal perkuliahan. Melalui kegiatan rutin ini, mahasiswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan, tetapi juga terlibat langsung dalam perawatan tanaman, penataan ruang terbuka hijau, serta pembersihan area kampus. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), yaitu metode yang melibatkan kelompok sasaran sebagai bagian dari proses penelitian. Melalui metode ini, peneliti bekerja sama dengan peserta untuk mengidentifikasi masalah, merencanakan tindakan, melaksanakan solusi, dan mengevaluasi hasil kegiatan. Hasil pelaksanaan program menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam aksi nyata lingkungan mampu meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Selain memperbaiki kondisi fisik lingkungan kampus, kegiatan ini juga berperan dalam membentuk karakter, tanggung jawab, dan perilaku peduli lingkungan mahasiswa. Dengan demikian, program bercocok tanam dan pembersihan kampus tidak hanya berkontribusi terhadap keindahan dan kenyamanan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter serta pembentukan budaya kampus hijau yang berkelanjutan.
Pemberdayaan Generasi Muda Melalui Pelatihan Public Speaking dan Manajemen Diri untuk Meningkatkan Soft Skills Didit Darmawan; Febrian Dirgantara; Mujito Mujito; Arif Rachman Putra; Suwito Suwito; Sunoto Sunoto; Rio Saputra; Rommy Hardyansah; Rafadi Khan Khayru
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan generasi muda melalui pelatihan public speaking dan manajemen diri di Desa Jumputrejo Sukodono Sidoarjo bertujuan untuk meningkatkan soft skills peserta. Pelatihan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) untuk melibatkan generasi muda dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya kebutuhan yang signifikan akan keterampilan komunikasi dan manajemen diri. Pelatihan mencakup teknik dasar public speaking dan manajemen diri yang efektif, serta memberikan kesempatan kepada peserta untuk praktik berbicara di depan umum dan mengelola emosi. Evaluasi pasca-pelatihan menunjukkan peningkatan yang menggembirakan pada kepercayaan diri dan kemampuan organisasi peserta. Meskipun ada kebutuhan untuk latihan secara kontinu, program ini telah sukses memberdayakan generasi muda di desa, membekali mereka dengan soft skills penting yang dapat membuka peluang dalam kehidupan sosial dan profesional.  
Pengembangan Keterampilan Sosial Melalui Lomba Futsal Remaja di Desa Panjunan Kecamatan Sukodono untuk Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Rio Saputra; Anasro Anasro; Asrori Mahmud; Didit Darmawan; Arif Rachman Putra; Pratolo Saktiawan; Fachruddin Arrozi; Bagus Firmansyah; Samsul Arifin; Mujito Mujito
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan lomba futsal remaja di Desa Panjunan Kecamatan Sukodono diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Tujuan dari lomba ini adalah untuk mengasah keterampilan sosial remaja melalui olahraga tim, yang mencakup kerja sama, komunikasi, dan sikap sportif. Dengan melibatkan para remaja, kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan sosial mereka, memperkuat rasa kebersamaan, serta mengingatkan pentingnya nilai-nilai kemerdekaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan ABCD (Asset Based Community Development) yang melibatkan kolaborasi dengan karang taruna setempat. Hasilnya menunjukkan peningkatan keterampilan komunikasi, kerja sama, dan penyelesaian konflik di antara peserta. Selain itu, lomba ini juga berhasil menciptakan hubungan sosial yang lebih baik antar remaja dan memberikan alternatif positif untuk menghabiskan waktu luang. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan keterampilan sosial remaja di desa-desa lain.
Penyuluhan Gaya Hidup Sehat Secara Personal di Kawasan Kota Tua Surabaya untuk Meningkatkan Kesadaran dan Kesehatan Anak Muda Didit Darmawan; Rio Saputra; Adi Herisasono; Novritsar Hasitongan Pakpahan; Sarwo Waskito; Agung Satryo Wibowo; Febrian Dirgantara
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku hidup sehat pada anak muda melalui penyuluhan secara personal di kawasan Kota Tua Surabaya. Permasalahan gaya hidup tidak sehat yang marak ditemukan di kalangan remaja dan dewasa muda mendorong perlunya pendekatan yang lebih langsung, terbuka, dan adaptif terhadap kebutuhan mereka. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan dialogis, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi yang disesuaikan dengan karakteristik sasaran. Edukasi diberikan melalui interaksi personal, pembagian pamlet sembilan tips hidup sehat, serta pemberian produk air minum sebagai stimulan perilaku sehat. Hasil kegiatan menunjukan peningkatan pemahaman peserta terkait pentingnya gizi, aktivitas fisik, kesehatan mental, serta perilaku hidup sehat lainnya. Evaluasi melalui observasi dan wawancara menunjukkan model pengabdian masyarakat berbasis personal efektif membangun komunikasi dua arah, partisipatif, sekaligus aplikatif terhadap kebutuhan anak muda di ruang publik. Model ini diharapkan dapat diadaptasi dan direplikasi dalam program serupa di komunitas anak muda lainnya.  
Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Pembentukan Perilaku Masyarakat yang Taat Hukum Rio Saputra; Rommy Hardyansah; Didit Darmawan; Hendrianto Udjari; Pratolo Saktiawan
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kewarganegaraan di sekolah-sekolah memiliki peranan penting untuk membentuk perilaku masyarakat yang lebih taat hukum. Pendidikan ini memberikan pemahaman mengenai hak, kewajiban, dan hukum yang berlaku dalam masyarakat. Melalui pembelajaran yang relevan dan berbasis pada contoh nyata, siswa diajarkan untuk memahami peran hukum dalam kehidupan sehari-hari serta menginternalisasi nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab. Guru memiliki peran yang signifikan untuk menyampaikan materi dengan cara yang menarik dan aplikatif. Meskipun begitu, tantangan yang dihadapi dalam implementasi pendidikan kewarganegaraan adalah kurangnya perhatian terhadap kualitas pengajaran serta kurikulum yang terbatas. Kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan bahwa pendidikan ini  mengajarkan pengetahuan teoritis dan membentuk kebiasaan taat hukum pada siswa. Dengan dukungan yang tepat, pendidikan kewarganegaraan dapat menjadi faktor kunci untuk membentuk generasi muda yang sadar hukum dan bertanggung jawab dalam kehidupan sosial mereka
Peran Serta Mahasiswa Mewujudkan Tertib Lalu Lintas di Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo Wahyu Aldino Saputra; Muhammad Nur Faizin; Dimas Tri Radityo; Renaldi Ahmad Ramadhani; Didit Darmawan; Rio Saputra; Rommy Hardyansah
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepadatan volume kendaraan dan rendahnya kepatuhan berkendara di wilayah pedesaan sering kali memicu risiko kecelakaan di persimpangan jalan. Menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), program pengabdian ini bertujuan memetakan karakteristik aliran lalu lintas dan merumuskan solusi penataan jalan di persimpangan Desa Sambibulu, Taman, Sidoarjo. Kegiatan dilaksanakan di titik kemacetan yang bersumber dari mobilitas warga, karyawan pabrik, serta dampak renovasi jalan. Data primer dihimpun melalui teknik observasi langsung dan dianalisis secara deskriptif dengan melibatkan relawan warga lokal sebagai informan. Hasil program menunjukkan bahwa pengawasan konvensional mengalami penurunan efektivitas akibat keterbatasan personel di lapangan, meskipun respons masyarakat terhadap aksi penataan sangat positif. Sinergi ini berhasil memicu kesadaran bersama mengenai tata tertib berkendara. Rekomendasi ke depan difokuskan pada perbaikan infrastruktur fisik jalan, penambahan jumlah relawan, dan pemanfaatan media digital dalam memperluas edukasi keselamatan berlalu lintas.
Kegiatan Pelestarian Sungai Afvoer Kemambang untuk Meningkatkan Rasa Tanggung Jawab Masyarakat terhadap Lingkungan di Waru Sidoarjo Agung Satrio Wibowo; Imaniha Khoiro; Didit Darmawan; Rio Saputra; Sarwo Waskito
Kawanad : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): March
Publisher : Yayasan Kawanad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56347/kjpkm.v5i1.405

Abstract

The Afvoer Kemambang River Cleanup program aims to analyze the implementation of river conservation programs as a strategy to increase community responsibility for environmental sustainability in Waru District, Sidoarjo. The river previously experienced blockages due to garbage accumulation and the growth of water hyacinth, indicating low public awareness of environmental cleanliness. This activity involved residents in concrete actions that improved the river ecosystem while providing a positive example for the wider community. The Participatory Action Research (PAR) approach was applied to involve the community from planning, coordination, and implementation of the activity. The activity began with a general briefing and division of tasks, followed by cleaning the river flow and removing garbage from the riverbanks. The results showed increased environmental awareness, social solidarity, and a sense of responsibility from residents towards nature conservation. It is recommended to expand this program to other areas with greater participant involvement and government support to ensure sustainable river conservation. Community participation has been proven to improve river conditions and foster a culture of sustainable environmental care, making this program a replicable model for community empowerment in other regions.  
EDUKASI HUKUM SIBER DAN PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DALAM IMPLEMENTASI DIGITALISASI PEMETAAN DESA Rommy Hardyansah; Ardica Karunia Pradana; Rio Saputra; Didit Darmawan; Agung Satryo Wibowo; Misbachul Munir; Samsul Arifin
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Inovasi Vol 4 No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/join.v4i3.2301

Abstract

The villages of Tambak Lekok, Jatirejo, and Tampung possess significant natural and human resources, but their utilization is still hampered by limited infrastructure and access to information. The village digitization initiative, which involves mapping using the Google Maps app, aims to improve access to information, make it easier to locate public facilities, and increase the visibility of the villages’ potential. This program employs an Asset-Based Community Development (ABCD) approach by identifying and mapping local assets through a participatory process. The results of these activities demonstrate that digital mapping can improve access to information, introduce digital technology to the community, and open up opportunities for economic development, tourism, and public services. This program is expected to serve as a first step in supporting sustainable village development based on local potential.