Hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Inpres Madawat masih berada pada kategori rendah yang disebabkan oleh beberapa faktor, seperti minat belajar siswa yang rendah, penggunaan model pembelajaran yang berpusat pada guru, serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang bervariasi dan menarik sehingga menyebabkan banyak siswa mengalami kesulitan memahani operasi hitung khususnya pada materi operasi pengurangan dengan angka besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Papi Pengurangan terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Inpres Madawat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain one group pretest-postest. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi dengan instrumen penelitian berupa soal tes dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil Penelitian menunjukkan hasil prestest diperoleh 5 atau 33,33% siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM sedangkan 10 atau 66,7% siswa belum mencapai KKM. Selanjutnya pada posttest diperoleh 15 atau 80% siswa mendapatkan nilai di atas KKM sedangkan 3 atau 20% siswa belum mencapai KKM. Hasil ini menunjukan bahwa adanya perubahan hasil belajar materi pengurangan siswa kelas IV SD Inpres Madawat melalui pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media papi pengurangan yaitu sebagian besar siswa telah memahami operasi hitung pengurangan dengan baik, meskipun masih terdapat beberapa siswa yang memerlukan pendampingan tambahan agar mencapai hasil belajar yang optimal. Maka dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media papi pengurangan berpengaruh terhadap hasil belajar matematika materi pengurangan siswa kelas IV SD Inpres Madawat.