Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) pada materi bangun datar dengan tujuan meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan kerja sama siswa. Hasil yang didapatkan menggunakan kualitatif deskriptif, dengan mengumpulkan data melalui observasi, catatan guru, diskusi kelompok, produk karya siswa, serta refleksi. Proses Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sementara keakuratan informasi dijamin dengan menerapkan triangulasi sumber. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan mengikuti langkah-langkah dalam model Problem Based Learning (PBL) yaitu orientasi masalah, pembentukan kelompok, penyelidikan, presentasi hasil, dan refleksi. Proses pembelajaran di dukung dengan memanfaatkan berbagai media, seperti alat peraga dan multimedia interaktif, serta memberikan arahan untuk mengatasi berbagai hambatan, baik yang terkait dengan perbedaan kemampuan siswa maupun kendala teknis pada perangkat digital. Terdapat kendala dalam proses pembelajaran, antara lain keterbatasan perangkat dan rendahnya kepercayaan diri pada sebagian siswa. Pada pembelajaran selanjutnya, disarankan untuk meningkatkan kualitas sarana serta memberikan pendampingan secara terus-menerus agar proses pembelajaran berlangsung lebih efektif dan hasil yang dicapai semakin maksimal. Selain itu penerapan PBL yang dilengkapi dengan multimedia mampu meningkatkan mutu pembelajaran, prestasi matematika siswa , motivasi, partisipasi siswa, kreativitas dalam menyusun bangun datar, serta kemampuan berpikir kritis dalam pemecahan masalah. Ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan hingga mencapai 87%.