Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN BERBASIS DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN PEMBELAJARAN DI ERA TEKNOLOGI Habibur Rahman; Sugeng Listyo Prabowo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36730

Abstract

Transformasi pendidikan di era teknologi menuntut institusi untuk mengoptimalkan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIM) berbasis digital sebagai alat strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pembelajaran. Namun, implementasi SIM di banyak sekolah dan madrasah masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya kompetensi digital guru, pemanfaatan sistem yang belum maksimal, serta keterbatasan infrastruktur yang menghambat efektivitas pengelolaan data dan komunikasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran SIM digital dalam meningkatkan layanan akademik, mengidentifikasi hambatan implementasi yang muncul di tingkat satuan pendidikan, serta merumuskan strategi optimalisasi yang relevan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui telaah jurnal, buku, dan dokumen terkait manajemen pendidikan digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa SIM digital mampu meningkatkan efisiensi administrasi, mempercepat akses informasi bagi guru, siswa, dan orang tua, serta mendukung integrasi dengan platform Learning Management System (LMS) untuk memperbaiki mutu pembelajaran. Meski demikian, efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh kesiapan SDM, tata kelola data, integrasi sistem, serta dukungan kebijakan dan infrastruktur. Implikasi penelitian menegaskan bahwa optimalisasi SIM membutuhkan peningkatan literasi digital pendidik, penguatan infrastruktur, standardisasi manajemen data, dan komitmen kelembagaan untuk menerapkan tata kelola teknologi yang berkelanjutan. Dengan demikian, SIM digital dapat menjadi instrumen utama dalam mewujudkan layanan pembelajaran yang lebih responsif, akurat, transparan, dan adaptif di era teknologi.
PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN UNTUK TRANSFORMASI DIGITAL PENDIDIKAN ISLAM: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR Abd. Rahman Ambo' Dalle; Sugeng Listyo Prabowo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37505

Abstract

The landscape of Islamic education faces a paradoxical tension between the imperative of digital transformation and the mandate to preserve Islamic values. This study aims to develop a research roadmap through a systematic literature review (SLR) to consolidate findings, critique existing models, and identify strategic directions for planning a technology-smart and value-grounded Islamic Management Information System (MIS). The research method employs library research with thematic and critical analysis of selected literature from indexed databases (2019–2025). The analysis reveals three critical themes: (1) rigid and fragmented classical planning models fail to respond to digital disruption and tend to reduce the mission of education to pragmatic efficiency targets; (2) digitalization is trapped in a technocratic narrative that overlooks socio-spiritual value transformation, despite its success depending on cultural change and digital leadership; (3) the integration of Islamic values often remains formalistic and symbolic, thus requiring deconstruction toward critical recontextualization based on maqasid al-shariah. The study’s conclusion offers a paradigmatic reconstruction through a critical contextualization approach, the development of a Maqasid al-Shariah-based MIS governance model, and communal-oriented digital innovation. This roadmap recommends a future research agenda to test empirical hybrid models, develop contextual planning instruments, and deepen studies on Islamic digital leadership, in order to realize a relevant and transformative vision of Islamic education in the digital era.
Optimalisasi Sistem Informasi Manajemen Sekolah: Peran Literasi Digital Guru dalam Efisiensi Administrasi Lailatul Aminah; Isma Sholikhatul Alfain; St. Maizah; Sugeng Listyo Prabowo
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peranan literasi digital guru sebagai penggerak dalam optimalisasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) Sekolah. Digitalisasi telah mendorong lembaga pendidikan untuk mengintegrasikan SIM sebagai solusi untuk pengelolaan administrasi yang lebih efisien. Namun, keberhasilan penggunaan SIM tidak hanya bergantung pada tersedianya infrastruktur teknologi, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia, terutama pemahaman digital para guru yang menjadi pengguna utama sistem tersebut. Metodologi yang diterapkan ialah studi literatur (systematic literature review), dengan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Adapun data dalam penelitian ini bersumber dari artikel-artikel jurnal ilmiah baik nasional maupun internasional yang tergolong dalam basis data Scopus, Google Scholar, dan SINTA, yang memiliki kriteria diterbitkan dalam kurun waktu antara tahun 2016 hingga 2026. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa guru yang memiliki literasi digital tinggi cenderung menggunakan fitur SIM dengan lebih efektif, memiliki tingkat kesalahan dalam memasukkan data yang lebih rendah, dan mampu menyesuaikan diri dengan lebih cepat pada pembaruan sistem. Di sisi lain, rendahnya literasi digital menjadi faktor penghambat yang signifikan dalam penggunaan SIM secara maksimal, di samping masalah lain seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya prosedur operasional standar yang jelas, serta minimnya dukungan kebijakan dari pihak manajemen sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan digitalisasi SIM memerlukan pendekatan menyeluruh yang mencakup peningkatan keterampilan digital guru secara berkelanjutan, dukungan kepemimpinan yang visioner, dan pembangunan ekosistem digital yang kondusif di lingkungan sekolah.