ABSTRAK Pendidikan multikultural memiliki peran penting dalam membentuk sikap toleransi, saling menghargai dan kemampuan berinteraksi secara konstruktif dalam lingkungan belajar yang beragam. Layanan klasikal sebagai bagian dari bimbingan dan konseling sekolah berfungsi untuk memfasilitasi pengembangan sosial, emosional dan nilai-nilai multikultural peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan layanan klasikal bimbingan dan konseling dalam menumbuhkan sikap multikultural peserta didik di Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Populasi penelitian mencakup peserta didik MTs dan SMK, dengan sampel ditetapkan melalui teknik purposive sampling. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa instrumen layanan klasikal memiliki 16 butir valid dan 4 butir tidak valid, sedangkan instrumen pendidikan multikultural memiliki 17 butir valid dan 3 butir tidak valid. Uji reliabilitas menghasilkan α = 0.634 untuk layanan klasikal dan α = 0.677 untuk pendidikan multikultural (kategori reliabel). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kecenderungan skor layanan klasikal berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi, dengan nilai mean berkisar antara 3.46 – 4.43. Item tertinggi adalah P15 (mean 4.43) dan yang terendah adalah P6 (mean 3.46). Pada variabel pendidikan multikultural, nilai mean berkisar dari 3,34 – 4.65, dengan item tertinggi P2 (mean 4.65) dan item terendah P12 (mean 3.34). Secara keseluruhan, 82% butir berada pada kategori sangat tinggi, 12% kategori tinggi, dan 6% kategori cukup. Dari hasil tersebut diketahui bahwa Layanan Klasikal BK di Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU telah terlaksana dengan baik dan berkontribusi signifikan dalam menumbuhkan sikap multikultural peserta didik. Pelaksanaan layanan yang konsisten dan terstruktur terbukti mendukung pembentukan pemahaman, sikap toleran, serta kemampuan sosial siswa dalam lingkungan pesantren yang multikultural. Kata Kunci: Pendidikan Multikultural, Layanan Klasikal, Bimbingan dan Konseling