Didin Syarifuddin
Sekolah Tinggi Pariwisata ARS Internasional, Bandung, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Instagram sebagai Ruang Publik Virtual Pengaruhnya terhadap Minat Berkunjung ke Kiara Artha Park Nova Handayani; Didin Syarifuddin
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i2.4220

Abstract

Penelitian ini meneliti pengaruh Instagram sebagai ruang publik virtual terhadap minat berkunjung ke Kiara Artha Park, salah satu tujuan wisata yang terkenal di Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Dengan meningkatnya relevansi media sosial, Instagram telah menjadi platform penting untuk promosi pariwisata. Penelitian ini menyoroti bagaimana kemampuan visual Instagram, termasuk foto dan video, secara efektif melibatkan pengguna dan menampilkan atraksi unik Kiara Artha Park. Selain itu, penelitian ini meneliti peran pemasaran influencer dan kampanye digital dalam membentuk kepentingan publik dan keputusan perjalanan. Dengan menganalisis interaksi pengguna dan strategi promosi di Instagram, temuan menunjukkan bahwa media sosial Instagram secara signifikan meningkatkan minat pariwisata dan mendorong kunjungan ke tempat-tempat wisata lokal. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi di antara berbagai pemangku kepentingan seperti komunitas lokal, bisnis, dan entitas pemerintahan, untuk berkelanjutan. Pada akhirnya, penelitian ini berkontribusi untuk memahami pariwisata lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut, selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan yang lebih luas di sektor pariwisata.
Strategi Manajemen Risiko Pariwisata dalam Membangun Resiliensi di NuArt Sculpture Park Isni Layla; Didin Syarifuddin
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5541

Abstract

Resiliensi merupakan kemampuan terpenting yang dihadapi dalam mengelola manajemen risiko, karena harus beradaptasi untuk tetap teguh dalam situasi sulit dalam aspek seni, alam maupun budaya. Resiliensi dalam pariwisata adalah suatu sistem untuk menyerap gangguan, mempertahankan fungsinya, dan memulihkan keadaan menjadi lebih baik setelah adanya gangguan. Pembangunan resiliensi ini digunakan untuk mengembangkan strategi mitigasi dan adaptasi dalam mengidentifikasi dan menganalisis risiko dengan model manajemen pariwisata. Proses manajemen risiko pariwisata merupakan pengukuran efektivitas fleksibilitas strategi dalam memperbaiki keberlanjutan, berjalan sistematis dengan tujuan mengidentifikasi, menilai dan mengelola berbagai risiko. Adapun tahapan dalam penelitian, yaitu: pengumpulan sumber risiko, identifikasi faktor risiko, identifikasi tingkat kerentanan, identifikasi tingkat ancaman, identifikasi tingkat kapasitas, analisis risiko dan penentuan risiko prioritas. Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pengisian kuesioner oleh beberapa narasumber yang terlibat dalam manajemen operasional PT NuArt Sculpture Park. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor risiko yang mendapatkan nilai prioritas untuk dimitigasi secara berkelanjutan, yaitu: risiko operasional, risiko kerusakan lingkungan, risiko ketidakterlibatan pemangku kepentingan dan risiko beban kerja yang tinggi. Tingkat risiko pada pengembangan NuArt Sculpture Park termasuk ke dalam kategori sedang. Proses manajemen risiko dalam penelitian ini dapat diterapkan untuk membangun resiliensi objek wisata. Ini akan membantu pihak yang berkepentingan dalam membuat keputusan manajemen pariwisata.
Komodifikasi Rumah Pengabdi Setan sebagai Destinasi Dark Tourism Berbasis Dark Fun Factory Santi Sagita Julianti; Didin Syarifuddin
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5563

Abstract

Penelitian ini berjudul Komodifikasi Rumah Pengabdi Setan sebagai Destinasi Dark Tourism berbasis Dark Fun Factory. Rumah Pengabdi Setan telah berkembang menjadi destinasi wisata yang menggabungkan narasi horor dan atmosfer mistis melalui pendekatan dark fun factory yang menarik bagi wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komodifikasi Rumah Pengabdi Setan sebagai destinasi dark tourism, mengidentifikasi dimensi pengalaman wisatawan dalam menikmati atraksi wisata, serta mengevaluasi dampak proses komodifikasi terhadap strategi pengelolaan dan keberlanjutan destinasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi lapangan dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komodifikasi telah menciptakan nilai jual melalui narasi horor, namun belum diimbangi dengan inovasi produk wisata dan strategi pengelolaan yang profesional. Pengelolaan destinasi yang masih personal dan bergantung pada popularitas film membuat destinasi ini rentan terhadap fluktuasi minat wisatawan. Penerapan teori manajemen strategi yang mencakup analisis lingkungan, perumusan, implementasi, serta evaluasi strategi diperlukan untuk mendukung keberlanjutan destinasi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberlanjutan Rumah Pengabdi Setan sebagai destinasi dark fun factory memerlukan pengelolaan yang adaptif dan inovatif agar tetap relevan dalam industri pariwisata.