Gesilva Putri Samya Shaabiriina
Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Standpoint Theory Jurnalis Wanita Palestina: “Remember, We’re Just Human, and We’re Still Alive!” Gesilva Putri Samya Shaabiriina
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4337

Abstract

Menggunakan teori sudut pandang dan perspektif konstruktif, penelitian ini bertujuan menganalisis cara pandang jurnalis wanita yang menyampaikan berita dalam situasi perang. Pembahasan dalam penelitian ini yaitu narasi berita yang disajikan kepada khalayak dari sudut pandang jurnalis perang wanita yang berada di Gaza, Palestina. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode analisis isi dari media sosial Instagram pribadi tiga jurnalis wanita terpopuler yaitu @byplestia, @wizard_bisan1, dan @hindkhoudary. Ketiga akun tersebut dipilih karena memiliki banyak pengikut dan memiliki engagement yang tinggi dengan para pengikutnya. Jurnalis wanita di Gaza tidak hanya berperan dalam pelaksanaan tugas semata, tetapi juga menjadi korban karena anggota keluarganya juga berada di wilayah yang sama dan tidak ada hak istimewa yang diberikan kepada mereka. Dalam situasi perang, sering kali kebutuhan wanita tidak mendapatkan perhatian sehingga posisi wanita dalam kondisi perang termasuk ke dalam kelompok marginal. Penelitian ini menunjukkan bahwa sudut pandang jurnalis wanita yang tidak hanya memberitakan situasi secara objektif dan menyeluruh, tetapi lebih subjektif dan detail sehingga suara dari wanita-wanita yang berada di Gaza dapat tersuarakan dengan berita yang disampaikannya.