Miranti May Nggadu
Universitas Nusa Cendana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDIDIKAN MULTIKULTURAL SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER BANGSA YANG INKLUSIF: PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Miranti May Nggadu; Metriana Mailani; Moraldi Mozes Taniu; "vicki" "takene"; Wisley Ejandro Koebanu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36863

Abstract

Studi ini mengkaji peran pendidikan multikultural dalam membentuk karakter bangsa yang inklusif dalam konteks keberagaman budaya, etnis, agama, dan bahasa Indonesia. Dengan pendekatan tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis perspektif teoretis, artikel akademis, dan dokumen kebijakan terkait pendidikan multikultural dan pembentukan karakter. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural berkontribusi signifikan terhadap pengembangan toleransi, empati, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia di kalangan siswa. Integrasi nilai-nilai multikultural ke dalam kurikulum dan lingkungan belajar memperkuat pemahaman dan apresiasi peserta didik terhadap keberagaman, sehingga mendukung pembangunan masyarakat yang demokratis dan harmonis. Studi ini juga menyoroti beberapa tantangan dalam penerapan pendidikan multikultural, seperti kompetensi guru yang terbatas, materi pembelajaran yang responsif terhadap budaya, dan bias yang masih ada di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, implementasi yang efektif membutuhkan pelatihan guru, kebijakan sekolah yang inklusif, dan reformasi kurikulum yang mendorong responsivitas budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan multikultural penting untuk memperkuat karakter berbasis Pancasila dan merekomendasikan studi empiris lebih lanjut untuk mengevaluasi penerapan praktisnya di sekolah-sekolah Indonesia.