Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan, Manajemen Pengetahuan dan Budaya Organisasi Terhadap Efektivitas Bisnis pada Telkom Regional II JABBODETABEK Hari Sandi Atmaja; Wahyudi Ilham
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, manajemen pengetahuan, dan budaya organisasi terhadap efektivitas bisnis. Studi ini dilakukan di sektor perusahaan telekomunikasi digital, yaitu Telkom Regional 2, yang mencakup wilayah Jakarta, Banten, Bogor, Tangerang, dan Bekasi. Survei dilakukan terhadap 800 karyawan yang berada di level manajemen menengah, termasuk Asisten Manajer dan Manajer. Dari jumlah tersebut, 340 kuesioner yang diterima dinyatakan valid dan diolah lebih lanjut. Dengan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM), hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas bisnis. Selain itu, kepemimpinan berpengaruh secara tidak langsung namun signifikan terhadap efektivitas bisnis melalui budaya organisasi, sementara manajemen pengetahuan juga memberikan dampak tidak langsung yang positif dan signifikan terhadap efektivitas bisnis melalui budaya organisasi. Kepemimpinan terbukti memiliki dampak positif dan signifikan terhadap budaya organisasi, begitu pula dengan manajemen pengetahuan yang turut berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap budaya organisasi. Penelitian ini juga menegaskan bahwa budaya organisasi berperan sebagai variabel mediasi penuh. Oleh karena itu, untuk meningkatkan efektivitas bisnis, Telkom Regional 2 perlu memperkuat indikator kepemimpinan dan manajemen pengetahuan yang memengaruhi budaya organisasi perusahaan.
Analisis Pengaruh Komponen Daya Tarik Wisata terhadap Kepuasan dan Minat Kunjungan Ulang Wisatawan di Pantai New Melur, Kota Batam Hari Sandi Atmaja; Wahyudi Ilham; Aulia Agung Dermawan
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i1.6989

Abstract

Penelitian berjudul “Analisis Pengaruh Komponen Daya Tarik Wisata Terhadap Kepuasan dan Minat Kunjungan Ulang Wisatawan di Pantai New Melur, Kota Batam” ini bertujuan menguji pengaruh komponen 4A. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksplanatori dengan pendekatan PLS-SEM. Pada 100 responden mengungkap bahwa Aksesibilitas (β= -0,392) dan Layanan Pendukung (β= 0,320) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan, sementara Daya Tarik dan Fasilitas tidak signifikan. Kepuasan Wisatawan sendiri berpengaruh kuat dan signifikan (β= -0,624) terhadap Minat Kunjungan Ulang serta terbukti memediasi secara signifikan hubungan dari Aksesibilitas (β= 0,169) dan Layanan Pendukung (β= -0,288). Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan aksesibilitas dan layanan pendukung merupakan faktor kunci dalam strategi peningkatan kepuasan dan loyalitas wisatawan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN TATA BOGA BERBASIS HOSPITALITY UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA BERKELANJUTAN DI KELURAHAN TANJUNG BUNTUNG, KECAMATAN BENGKONG Hendra Syaiful; Wahyudi Ilham; Agung Edy Wibowo; Yudha Wardani; Hari Sandi Atmaja
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sustainable tourism development requires local communities capable of delivering quality culinary products that meet hospitality industry standards. This Community Service (PkM) activity was conducted in Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Batam City, targeting approximately 50 housewives to strengthen their culinary competencies based on hospitality standards. The activity employed a participatory approach consisting of four stages: preparation, training implementation, evaluation, and documentation. Training materials covered five core competencies, namely basic cooking, food hygiene and sanitation, food safety, food plating, and food costing, delivered through lectures, demonstrations, interactive discussions, and question-and-answer sessions. The results show that participants demonstrated high enthusiasm and active engagement throughout the training, particularly in discussing the practical application of food safety and cost-efficient food preparation in daily household activities. This activity contributed to strengthening community capacity, particularly among women, in producing safe, hygienic, and visually appealing culinary products, while supporting local economic development. The program aligns with the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs), specifically Goal 4 (Quality Education), Goal 5 (Gender Equality), Goal 8 (Decent Work and Economic Growth), and Goal 12 (Responsible Consumption and Production). Future activities are recommended to include hands-on practice sessions, business mentoring, and pre-test/post-test evaluation to optimize and sustain the program's benefits for the community