Maisyaroh
Universitas Negeri Malang, Malang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Pembelajaran Aplikasi Desain untuk Membentuk Karakter Siswa Berjiwa Entrepreneureship di SMKN 1 Pogalan, SMKN 1 Trenggalek, dan SMKN 1 Boyolangu Azzah Nur Laila; Maisyaroh; Mustiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4540

Abstract

Manajemen Pembelajaran Aplikasi Desain untuk Membentuk Karakter Siswa Berjiwa Entrerpreneure di SMKN 1 Pogalan, SMKN 1 Trenggalek, dan SMKN 1 Boyolangu. Penelitian ini mengenai manajemen pembelajaran untuk membentuk karakter siswa dalam berwirausaha  yang mempelajari tentang web designer, graphic designer, animator, illustrator, editing, lighting, coreldraw, after effect, vidio maupun gambar yang bisa dinikmati karyanya serta memiliki nilai jual, baik itu gambar visual maupun cetak. Tujuan menganalisis proses pembelajaran aplikasi desain dalam membentuk karakter siswa menjadi seorang wirausaha pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 di kabupaten Trenggalek dan Tulungagung untuk link and match antara fenomenologis yang terjadi di lapangan dan isu yang beredar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi melalui pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam mengecek keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber sedangkan dalam analisis data melalui proses kondensasi dan penyajian data (creswel, J.W,2018). Informan dalam wawancara ini meliputi kepala sekolah, kurikulum, ketua jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), guru mata pelajaran desain,kewirausahaan dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran aplikasi desain juran Desain Komunikasi Visual di 3 sekolah tersebut meliputi. 1) Manajemen pembelajaran aplikasi desain menyiapkan capaian pembelajaran(CP), alur pembelajaran (AP), alur tujuan pembelajaran (ATP) serta pelaksanaan pembelajaran. 2) Proses pembelajaran aplikasi desain yang menyenangkan dan kemandirian. Meningkatkan kegiatan pembelajaran yang bermutu untuk menghasilkan tenaga kerja tingkat menengah yang profesional. Meningkatkan program link and match antara sekolah dengan institusi pasangan DU/DI) yang relevan. 3)Evaluasi pembelajaran aplikasi desain yang diambil dari nilai nilai ujian sekolah dan uji kompetensi kejuruan (UKK) 4) Menghasilkan lulusan sekolah yang terserap di dunia industri dan mampu  berwirausaha. Sehingga tamatan yang berkualitas mampu bersaing secara regional hingga internasional.
Preservasi Nilai ke-Islaman dalam Era Digital: Strategi Penerapan Deep Learning di Lembaga Pendidikan Islam Bali Margane Naasika Islamic Muchtar; Burhanuddin; Maisyaroh
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Oktober-November 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i6.6525

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis strategi penerapan teknologi “deep learning” dalam preservasi nilai-nilai keislaman di lembaga pendidikan Islam di kawasan Bali yang bersifat multi kultur. Di zaman serba digital dan penggunaan teknologi yang masif, lembaga pendidikan Islam masih dituntut untuk menjaga nilai-nilai keislaman disertai dengan inovasi pada teknologi pembelajaran. Penggunaan metode dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Yayasan SPMAA Bali yang menerapkan integrasi teknologi dalam pembelajaran nilai-nilai keislaman. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara mendalam, observasi partisipatif dan analisis dokumen kurikulum. Hasil penelitian menjelaskan, penerapan deep learning di Yayasan SPMAA Bali telah berhasil dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang “adaptive learning” dan “personalised learning” dalam konteks Islam, Artinya, nilai-nilai keislaman tetap diterapkan dalam pengajaran. Beberapa dari strategi yang diterapkan adalah: (1) pengembangan konten pembelajaran adaptif berbasis AI yang bertujuan mengajarkan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal Bali dan (2) penerapan sistem pembelajaran individual yang disesuaikan dengan berbagai latar belakang agama siswa. Penelitian ini menyimpulkan dengan rekomendasi bahwa penerapan deep learning dalam pendidikan Islam berkontribusi pada lingkungan multi kultural dengan mengedepankan efektivitas pembelajaran serta penguatan preservasi nilai-nilai Islam secara inklusif dan adaptif terhadap kebudayaan setempat.