Ghufron Abdullah
UPGRI Semarang, Semarang, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Manajemen Peserta Didik di Sekolah Dasar Negeri 2 Bebengan, Kecamatan Boja Kabupaten Kendal Purdiyanti; Titik Haryati; Ghufron Abdullah
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i3.4829

Abstract

Manajemen peserta didik dibutuhkan agar peserta didik dapat tumbuh dan berkembang sesuai yang diharapkan dalam meraih keberhasilan, sehingga bisa mendorong prestasi akademik maupun non akademik. Tujuan dari manajemen peserta didik adalah untuk mengelola seluruh aktivitas yang berkaitan dengan siswa, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara tertib, terstruktur, dan tanpa hambatan yang berarti. Tujuan penelitian ini 1) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan, pembinaan, evaluasi dan mutasi peserta didik di SDN 2 Bebengan, Kecamatan Boja Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Instrumen penelitian peneliti sendiri, alat bantu kamera, tape recorder, pedoman observasi, dokumentasi dan pedoman wawancara. Keabsahan data meliputi uji kredibilitas, triangulasi sumber, triangulasi tehnik, uji transferability dan uji dependability. Analisis data meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 1) Perencanaan peserta didik di SDN 2 Bebengan, meliputi a) analisis kebutuhan peserta didik; b) rekrutmen peserta didik; c) seleksi peserta didik; d) penempatan peserta didik. 2) Pembinaan peserta didik di SDN 2 Bebengan, meliputi a) pembinaan kelas dilakukan oleh guru kelas pada jam pelajaran,; b) pembinaan sekolah dilakukan oleh guru BK terhadap siswa yang mengalami permasalahan kenakalan atau terlambat masuk sekolah; c) pembinaan oleh kepala sekolah dilakukan pada semua siswa pada saat kegiatan upacara maupun dalam kegiatan keagamaan lainnya. 3) Evaluasi pembelajaran peserta didik di SDN 2 Bebengan, diantaranya a) evaluasi dilakukan 2 kali dalam satu semester yang membahas terkait dengan kendala pembelajaran maupun permasalahan siswa dimasing-masing kelas; b) Evaluasi dimana masing masing wali kelas melaporkan perkembangan dan kemajuan kelas; c) Hasil evaluasi akan menjadi bahan acuan dalam menentukan kebijakan ke depannya sekaligus mencari solusi bersama; d) Evaluasi juga membahas dinamika permasalahan guru dan peserta didik dalam proses di lingkungan sekolah. 4) Mutasi peserta didik di SDN 2 Bebengan, yaitu: a) mutasi masuk dimana siswa dari sekolah lain ingin masuk ke SD Negeri 2 Bebengan. b) mutasi keluar yaitu siswa SD Negeri 2 Bebengan yang ingin keluar dari sekolah dan pindah ke sekolah yang lain.
Kontribusi Kompetensi Kepala Sekolah dan Ketersediaan Sarana Prasarana terhadap Peningkatan Mutu Akademik Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Bulu Mugirah; Ngasbun Egar; Ghufron Abdullah
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5964

Abstract

Mutu akademik sekolah dasar merupakan salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan sistem pendidikan dasar di Indonesia. Peningkatan mutu akademik tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal peserta didik, tetapi juga oleh faktor eksternal seperti kompetensi manajerial kepala sekolah dan ketersediaan sarana serta prasarana pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kontribusi kompetensi kepala sekolah terhadap mutu akademik sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif karena berorientasi pada pengukuran hubungan antar variabel dengan menggunakan data numerik yang dapat dianalisis secara statistik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Guru pada Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang berjumlah 156 Guru. Sampel penelitian diambil secara acak berjumlah 118 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional kepala sekolah dan sarana prasarana secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu akademik. Kompetensi kepala sekolah (X1) memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap mutu akademik sekolah dasar. Setiap peningkatan 1 unit kompetensi kepala sekolah akan meningkatkan mutu akademik sebesar 0,512 unit. Dengan nilai t hitung 9,842 (p < 0,05), variabel X1 terbukti sebagai faktor dominan dalam model, dibandingkan dengan sarana prasarana (X2) yang memiliki koefisien 0,374. Penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi profesional kepala sekolah dan ketersediaan sarana prasarana berkontribusi signifikan terhadap mutu akademik Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Bulu. Kebaruan studi terletak pada pendekatan simultan dua faktor dalam konteks pendidikan dasar di daerah non-perkotaan dengan analisis kuantitatif. Secara teoritis, hasil ini memperkuat konsep manajemen berbasis mutu, dan secara praktis merekomendasikan penguatan kompetensi kepala sekolah serta pemerataan sarana prasarana oleh pemerintah.
Analisis Kemampuan Kognitif Guru terhadap Mutu PAUD di Kecamatan Sumowono dan Bandungan Erma Windu Susanti; Ngurah Ayu Nyoman Murniati; Ghufron Abdullah
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.6320

Abstract

Kemampuan kognitif guru merupakan hal penting dalam peningkatan mutu PAUD. Kemampuan kognitif guru dalam penelitian ini mencakup aspek-aspek pemahaman konseptual, kemampuan memecahkan masalah, dan kemampuan berpikir logis. Hasil observasi pendahuluan menunjukkan kemampuan kognitif guru masih cukup. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian yang bertujuan mendeskripsikan pengaruh Kemampuan Kognitif terhadap mutu PAUD di Kecamatan Sumowono dan Bandungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian adalah semua populasi guru PAUD di Kecamatan Sumowono dan Bandungan berjumlah 121 orang. Analisis penelitian ini meliputi Uji Prasyarat dan  Uji Hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Kemampuan Kognitif guru berpengaruh positif terhadap Mutu PAUD berdasarkan hasil uji t terbukti thitung ≥ ttabel 11,993  > t tabel 1,657   dan tingkat signifikansi t hitung 0,000 < 0,05. Besarnya pengaruh Kemampuan Kognitif guru terhadap variabel Mutu PAUD adalah 43,5%. Kesimpulan penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara kemampuan kognitif guru dengan mutu PAUD. Rekomendasi diberikan pada semua PAUD untuk lebih fokus pada stimulasi kemampuan kognitif guru melalui kurikulum dan metode pembelajaran yang inovatif. Selain itu, penelitian ini juga menyarankan perlunya peningkatan kompetensi guru PAUD dalam merancang aktivitas yang dapat mengoptimalkan kemampuan anak, yang pada akhirnya akan meningkatkan mutu layanan pendidikan yang diberikan.