Aiman Faiz
Universitas Muhammadiyah Cirebon, Cirebon, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Digital Pendidikan: Efektivitas Pemanfaatan Platform Digital Pendidikan oleh Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Arjawinangun Aiman Faiz; Imas Kurniawaty; Vini Agustiani Hadian
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i4.4961

Abstract

Transformasi digital dalam dunia pendidikan menjadi krusial seiring dengan implementasi Kurikulum Merdeka, di mana Platform digital pendidikan hadir sebagai inovasi untuk mendukung penguatan kompetensi guru. Namun, efektivitas pemanfaatan PMM oleh guru Sekolah Dasar masih memerlukan kajian empiris yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pemanfaatan PMM berpengaruh terhadap kemampuan mengajar guru Sekolah Dasar di Kecamatan Arjawinangun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 guru yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian diuji validitasnya dengan analisis korelasi Pearson Product Moment dan seluruh 37 item dinyatakan valid. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pemanfaatan PMM tergolong tinggi dan memiliki keragaman yang moderat. Uji regresi menunjukkan nilai F-hitung sebesar 3970,483 dan signifikansi 0,000, yang berarti model regresi signifikan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,963 menunjukkan bahwa 96,3% variasi dalam kemampuan mengajar guru dapat dijelaskan oleh variabel pemanfaatan PMM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PMM merupakan instrumen digital yang sangat efektif dalam mendukung transformasi kompetensi pedagogik guru. Hasil ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kebijakan pelatihan guru berbasis platform digital di masa depan.
Digital Storytelling Dilema Moral pada Siswa Sekolah Dasar: Penalaran Moral dan Dimensi Gender Aris Fadly; Aiman Faiz
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.6375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan profil pertimbangan moral siswa sekolah dasar berdasarkan teori tahap perkembangan moral Lawrence Kohlberg, dengan menyoroti perbedaan respons antara siswa laki-laki dan perempuan. Latar belakang penelitian ini adalah urgensi penguatan pendidikan karakter melalui media yang kontekstual, seperti animasi digital berbasis dilema moral, yang terbukti mampu memicu elaborasi kognitif dan afektif anak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif-komparatif dengan desain potong lintang. Sebanyak 36 siswa kelas atas di SDN 2 Kenanga (14 laki-laki, 22 perempuan) memberikan respons terhadap lima cerita animasi dilema moral, yang dianalisis menggunakan enam tahap Kohlberg (Pre 1–2, Konv 1–2, Post 1–2). Hasil menunjukkan dominasi alasan konvensional (terutama Konv-1) pada seluruh cerita, dengan lonjakan alasan pra-konvensional (Pre-1) saat cerita memuat beban emosi tinggi. Perempuan cenderung lebih stabil pada Konv-1 dengan kemunculan post-konvensional kecil, sedangkan laki-laki menunjukkan variasi lebih besar dan lebih banyak Pre-1 terutama dalam dilema emosional. Temuan ini menunjukkan bahwa media animasi dapat menjadi sarana efektif memfasilitasi pertumbuhan moral, jika didesain berjenjang dan sensitif terhadap gender.