Nikolas Fajar Wuryaningrat
Universitas Negeri Manado, Manado, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Membangun Perilaku Inovatif di Tempat Kerja: Dampak Kepemimpinan Transformasional, Work-Life Balance, dan Budaya Kerja dengan Employee Engagement sebagai Moderasi Roza Amelia; Nikolas Fajar Wuryaningrat; Anita Maharani
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, budaya kerja, dan work-life balance terhadap perilaku inovatif pekerja, dengan employee engagement sebagai variabel pemoderasi. Data diperoleh dari 108 pekerja Indonesia yang bekerja di perusahaan Jepang yang beroperasi di wilayah Jawa Barat. Mayoritas responden memiliki pengalaman kerja lebih dari lima tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional (? = 0,220; p = 0,001), budaya kerja (? = 0,332; p = 0,000), dan work-life balance (? = 0,365; p = 0,000) berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku inovatif pekerja. Employee engagement juga menunjukkan pengaruh positif yang signifikan terhadap perilaku inovatif (? = 0,191; p = 0,016). Uji moderasi mengindikasikan bahwa employee engagement memperkuat hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional, memperlemah pengaruh work-life balance terhadap perilaku inovatif (moderasi parsial), serta memoderasi secara negatif hubungan antara budaya kerja dan perilaku inovatif (moderasi kualitatif). Temuan ini menekankan pentingnya membangun lingkungan kerja yang mendukung inovasi melalui pendekatan kepemimpinan yang transformatif, budaya kerja yang kondusif, keseimbangan kehidupan kerja, dan keterlibatan emosional.