Poppy Setiawati Nurisnaeny
Sekolah Tinggi Intelijen Negara, Bogor, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Penanggulangan Konsumerisme Budaya Populer melalui Kearifan Lokal Rasulan untuk Memperkuat Ketahanan Nasional Rudy Indro Kumoro; Poppy Setiawati Nurisnaeny; Asep Kususanto; Krisno Legowo; I Gusti Ngurah Bagus Sucitra
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.6087

Abstract

Fenomena budaya populer Korea (K-Pop) telah menjadi salah satu kekuatan simbolik yang memengaruhi gaya hidup dan konsumsi generasi muda Indonesia. Pengaruh tersebut membawa nilai-nilai individualisme dan konsumerisme yang berpotensi mengikis identitas budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan budaya Rasulan sebagai bentuk kearifan lokal dalam menghadapi ancaman konsumerisme budaya populer. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Kabupaten Gunungkidul. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi nonpartisipan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Rasulan mengandung nilai kolektivitas, spiritualitas, dan solidaritas sosial yang strategis untuk dijadikan benteng ketahanan budaya. Strategi penanggulangan dilakukan melalui revitalisasi tradisi, perlibatan generasi muda, serta penggunaan media digital sebagai sarana kampanye budaya lokal. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan budaya lokal berbasis kearifan tradisional dapat menjadi langkah efektif memperkuat ketahanan nasional dari ancaman simbolik dan ideologis non-tradisional.
Mobilisasi Partisipasi Politik Generasi Z dalam Aksi Indonesia Gelap 2025 Ilmiawan Muhammad Bahriansyah; Stepi Anriani; Mulyadi; Nur Iman Subono; Poppy Setiawati Nurisnaeny
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.6295

Abstract

Aksi Indonesia Gelap 2025 merupakan gerakan protes oleh mayoritas kelompok Generasi Z yang dilakukan di area aksi nyata dan aktivisme digital di beberapa kota di Indonesia secara serentak. Gerakan ini merupakan manifestasi kekecewaan kolektif terhadap kebijakan Prabowo. Partisipasi politik idealnya berjalan secara otonom, pada praktiknya dimobilisasi oleh partikularitas kelompok-kelompok berkepentingan untuk menciptakan antagonisme hegemoni terhadap musuh bersama dalam upaya mencapai kepentingan partikularitas masing-masing kelompok dengan memanfaatkan mobilisasi partisipasi politik generasi z di ruang nyata dan digital. Tujuan penelitian untuk menganalisa faktor-faktor mobilisasi dalam partisipasi politik oleh kelompok generasi z dalam aksi Indonesia gelap 2025. Metode penelitian menggunakan desain kualitatif dengan strategi penelitian studi kasus aksi Indonesia gelap 2025. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara semi terstruktur dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pengaruh chain of equivalence kepentingan partikularisme kelompok pressure group dan interest group dengan memanfaatkan fungsi tata kelola algoritma media sosial, berpengaruh besar terhadap aktivisme nyata dan online mahasiswa dalam Aksi Indonesia Gelap Jilid I Februari 2025 dan Jilid II Maret 2025. Kesimpulan penelitian bahwa partisipasi politik generasi z mudah termobilisasi oleh tata kelola algoritma media sosial yang dibentuk oleh fenomena chain of equivalence oleh kelompok kepentingan dalam setiap gerakan sosial kontemporer di Indonesia seperti pada aksi Indonesia gelap 2025.