Adinda Adinda
Universitas Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The PENGARUH EDUKASI RISIKO PERNIKAHAN DINI MELALUI MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA DI SMK NEGERI 2 KOTA JAMBI: THE EFFECT OF EDUCATION ON THE RISKS OF EARLY MARRIAGE THROUGH ANIMATED VIDEO MEDIA ON ADOLESCENTS’ LEVEL OF KNOWLEDGE AT SMK NEGERI 2 JAMBI CITY Adinda Adinda; Sri Mulyani; Yulia Indah Permata Sari; Meinarisa; Muthia Mutmainnah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37094

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi permasalahan yang cukup tinggi di Indonesia. UNICEF (2020) mencatat Indonesia berada pada peringkat kedua angka pernikahan anak tertinggi di ASEAN, sementara Badan Pusat Statistik melaporkan 1,22 juta perempuan menikah sebelum usia 20 tahun. Di Provinsi Jambi prevalensi mencapai 6,89%, dan di Kota Jambi terdapat 42 permohonan dispensasi nikah serta 63 kasus pernikahan di bawah usia 19 tahun pada tahun 2023. Kondisi ini menunjukkan masih rendahnya pengetahuan remaja mengenai risiko pernikahan dini. Media edukasi seperti video animasi dinilai mampu membantu remaja memahami materi secara lebih menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi risiko pernikahan dini melalui media video animasi terhadap tingkat pengetahuan remaja. Penelitian menggunakan desain Quasi Experimental dengan Nonequivalent Control Group Design pada 36 responden yang terbagi menjadi 18 kelompok intervensi dan 18 kelompok kontrol melalui teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan diberikan melalui pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kelompok intervensi dengan p-value < 0,001, sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perbedaan bermakna (p-value = 0,317). Dengan demikian, edukasi melalui media video animasi terbukti efektif meningkatkan pengetahuan remaja tentang risiko pernikahan dini dan dapat dijadikan alternatif media edukasi kesehatan dalam upaya pencegahannya.