Suparjo
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi Kelompok dalam MGMP Sekolah sebagai Penggerak Perubahan Organisasi Histura Priya Jati; M. Khilmi Khasib; Warsito; Sujapar; T. Dirin Pathin; Suparjo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37266

Abstract

Penelitian ini bertujuan menelaah peran komunikasi kelompok dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sebagai motor penggerak perubahan organisasi sekolah. MGMP dipandang sebagai wadah profesional guru yang memiliki potensi strategis untuk meningkatkan kompetensi, menumbuhkan budaya kolaboratif, serta mendorong inovasi pembelajaran. Namun, praktik MGMP di lapangan masih menghadapi hambatan berupa komunikasi yang kurang efektif, dominasi agenda administratif, dan terbatasnya ruang diskusi mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada satu MGMP sekolah menengah yang aktif melaksanakan kolaborasi guru. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi kelompok yang terbuka, dialogis, dan berkesinambungan mampu memperkuat kerja sama antarguru melalui forum diskusi rutin, penyusunan perangkat ajar bersama, koordinasi asesmen, serta pelaksanaan lesson study. Pola komunikasi tersebut melahirkan berbagai inovasi pembelajaran, antara lain modul ajar kolaboratif, strategi literasi, dan asesmen terpadu. Faktor kunci yang mendukung efektivitas komunikasi adalah kepemimpinan partisipatif serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas koordinasi. Penelitian juga mengungkap bahwa intensitas komunikasi dalam MGMP berkontribusi terhadap terbentuknya budaya organisasi yang kolaboratif, adaptif, dan reflektif. Secara konseptual, penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi kelompok merupakan fondasi penting bagi transformasi organisasi sekolah. Hasil empiris memperkaya kajian manajemen pendidikan, khususnya mengenai dinamika komunitas profesional guru. Kendati demikian, penelitian hanya dilakukan pada satu sekolah sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasi. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan dengan cakupan lebih luas untuk memperkuat temuan.