Resti Hardiyanti
Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS MUATAN IPAS DI SEKOLAH DASAR syifa aulia rahma; Resti Hardiyanti; Dhebby Marizcha Utami; Melinda Dwi Linggasari; Tika Rahmawati; Dine Trio Ratnasari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37382

Abstract

Penulis membahas beragam faktor yang memengaruhi tingkat kesulitan belajar siswa pada pelajaran IPAS di SD Negeri 02 Sudamanik. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan masalah belajar yang dialami siswa dalam mata pelajaran IPAS. Selain itu, tujuannya juga mencakup identifikasi penyebab masalah tersebut dan pencarian solusi yang tepat untuk mengatasinya. Metodologi kualitatif deskriptif dipilih agar bisa memahami fenomena utama yang menjadi sorotan penelitian. Data yang terkumpul kemudian diolah dengan model reduksi data. Model tersebut memungkinkan peneliti mendapatkan informasi deskriptif yang berguna untuk menyajikan temuan dan menyimpulkan hasil secara keseluruhan. Hasil dari penelitian ini mengungkap beberapa hal penting. Pertama, siswa sering mengalami banyak kendala dalam pelajaran ilmu pengetahuan alam. Contohnya, mereka kesulitan memahami konsep dasar dan istilah-istilah asing yang muncul. Kedua, data yang dikumpul menunjukkan berbagai faktor penyebab kesulitan belajar tersebut. Faktor-faktor itu meliputi sikap belajar yang tidak optimal, serta minimnya motivasi belajar. Kekurangan sumber daya dan media pembelajaran, faktor lain yang muncul termasuk kurangnya infrastruktur sekolah. Observasi juga membantu menemukan alasan di balik kesulitan mereka tersebut. Jika faktor internal dan eksternal terbukti menyebabkan kesulitan belajar yang cukup signifikan, maka program dukungan disediakan untuk mengatasi masalah itu. Pelaksanaan program dukungan ekstrakurikuler pun dipantau secara ketat agar bisa berjalan efektif.