Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK LIMBAH WINE ANGGUR TERFERMENTASI MELALUI AIR MINUM TERHADAP PERSENTASE ORGAN DALAM ITIK BALI JANTAN Shaputra, W. D.,; N. W. Siti,; N. M. Witariadi
Jurnal Peternakan Tropika Vol. 13 No. 2 (2025): Vol. 13 No.2(2025)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Utilization of phytochemical compounds in fermented grape wine waste extract thathave antioxidant and anti-inflammatory effects to help improve the internal organs of male baliducks. This study aims to determine the effect of giving fermented grape wine waste extractthrough drinking water on the internal organs of male bali ducks. This study was conducted for8 weeks, using a completely randomized design (CRD) consisting of 4 treatments and 4replications. Each unit was filled with 3 ducks and a total of 48 male bali ducks were used, witha body weight of 46.96 g ± 1.84. The treatment of fermented grape wine waste extract throughdrinking water, namely: P0 = 0% fermented grape wine waste extract, P1 = 2% fermentedgrape wine waste extract, P2 = 4% fermented grape wine waste extract and P3 = 6% fermentedgrape wine waste extract. The observed variables were slaughter weight, percentage of heart,percentage of liver, percentage of bile, percentage of proventriculus, percentage of ventriculus,and percentage of small intestine. The results showed that the administration of fermentedgrape wine waste extract at the level of 2%, 4%, and 6% through drinking water had no effecton the variables of slaughter weight, percentage of heart, percentage of liver, percentage of bile,percentage of proventriculus, percentage of ventriculus, and percentage of small intestine.Based on the results of the study, it can be concluded that giving fermented grape wine wasteextract through drinking water at the level of 2%, 4%, and 6% has no effect on the percentageof internal organs of male bali ducks. ABSTRAK Pemanfaatan senyawa fitokimia pada ekstrak limbah wine anggur terfermentasi yangmemiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi untuk membantu memperbaiki organ dalam itikbali jantan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak limbah wineanggur terfermentasi melalui air minum terhadap organ dalam itik bali jantan. Penelitian inidilaksanakan selama 8 minggu, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 4perlakuan dan 4 kali ulangan. Setiap unit diisi 3 ekor itik dan total itik bali jantan yangdigunakan sebanyak 48 ekor, dengan berat badan 46,96 g ± 1,84. Perlakuan ekstrak limbahwine anggur terfermentasi melalui air minum, yaitu: P0 = 0% ekstrak limbah wine anggurterfermentasi, P1= 2% ekstrak limbah wine anggur terfermentasi, P2= 4% ekstrak limbah wineanggur terfermentasi dan P3= 6% ekstrak limbah wine anggur terfermentasi. Variabel yangdiamati adalah bobot potong, persentase jantung, persentase hati, persentase empedu,persentase proventrikulus persentase ventrikulus, dan persentase usus halus. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pemberian ekstrak limbah wine anggur terfermentasi pada level 2%, 4%,dan 6% melalui air minum tidak berpengaruh terhadap variabel bobot potong, persentasejantung, persentase hati, persentase empedu, persentase proventrikulus, persentase ventrikulus,dan persentase usus halus. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberianekstrak limbah wine anggur terfermentasi melalui air minum pada level 2%, 4%, dan 6% tidakberpengaruh terhadap persentase organ dalam itik bali jantan.
PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius Roxb.) PADA AIR MINUM TERHADAP ORGANOLEPTIK DAGING BROILER Gunawan, I K. A.,; N. W. Siti,; I M. Nuriyasa
Jurnal Peternakan Tropika Vol. 13 No. 2 (2025): Vol. 13 No.2(2025)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of fragrant pandan leaves as a natural addictive feed is an effort to reduce theuse of chemical drugs that can affect the quality of broiler meat. This study aims to determine the effect of giving fragrant pandan leaf extract through drinking water on the organolepticquality of broiler meat which was carried out at Farm Sesetan, Udayana University, for 2months. The study used a Complete Random Design (RAL) with 4 treatments, 5 replicates andeach replicate consisted of 4 broilers. The treatment given was broiler who was given drinkingwater without pandan leaf extract (P0), drinking water with 3% pandan leaf extract (P1),drinking water with 6% pandan leaf extract (P2), drinking water with 9% pandan leaf extract(P3). The variables observed included color, texture, smell, taste, and overall acceptance. Theresults of this study show that the addition of fragrant pandan leaf extract to drinking watershows no significant difference in results (P>0.05) on color, texture, smell and overallacceptance, but showed significantly different results (P<0.05) on taste. The conclusion of thisstudy is that the addition of fragrant pandan leaf extract to drinking water to the organolepticbroiler has not been able to affect the color quality. texture, aroma, and overall acceptance.However, the administration of fragrant pandan leaf extract at the level of 6% can improve thetaste of broiler meat. ABSTRAK Pemanfaatan daun pandan wangi sebagai feed addictive alami sebagai upayapengurangan penggunaan obat-obatan kimia yang bisa mempengaruhi kualitas daging broiler.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun pandan wangimelalui air minum terhadap kualitas organoleptik daging broiler yang dilaksanakan di FarmSesetan, Universitas Udayana, selama 2 bulan. Penelitian menggunakan Rancangan AcakLengkap (RAL) dengan 4 perlakuan, 5 ulangan dan masing-masing ulangan terdiri dari 4 ekorbroiler. Perlakuan yang diberikan adalah broiler yang diberi air minum tanpa ekstrak daunpandan wangi (P0), air minum dengan 3% ekstrak daun pandan wangi (P1), air minum dengan6% ekstrak daun pandan wangi (P2), air minum dengan 9% ekstrak daun pandan wangi (P3).Variabel yang diamati meliputi warna, tekstur, aroma, citarasa, dan penerimaan keseluruhan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan ekstrak daun pandan wangi pada airminum menunjukkan hasil tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap warna, tekstur, aroma danpenerimaan keseluruhan, namun menunjukkan hasil berbeda nyata (P<0,05) pada citarasa.Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan ekstrak daun pandan wangi pada air minumterhadap organoleptik broiler belum mampu mempengaruhi kualitas warna. tekstur, aroma, danpenerimaan keseluruhan. Namun pemberian ekstrak daun pandan wangi pada level 6% mampumeningkatkan citarasa dari daging broiler.