Dalam upaya meningkatkan kapasitas intelektual bangsa, guru memegang peranan yang sangat penting. Mereka diharuskan untuk bertanggung jawab dan konsisten dalam melaksanakan tugas utama mereka, terutama dalam proses pembelajaran, serta memiliki strategi kognitif yang dapat mengembangkan kemampuan siswa dalam mengelola, mengorganisir, dan mengembangkan pemikiran kreatif. Guru merupakan unsur penting dalam menentukan kualitas pendidikan; oleh karena itu, kinerja mereka harus dijaga melalui lingkungan kerja yang mendukung, gaya kepemimpinan yang tepat, dan motivasi kerja yang stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan motivasi kerja mempengaruhi kinerja guru di MTs Negeri 1 Rembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi total 61 guru. Teknik sampling jenuh digunakan, di mana semua guru dipilih sebagai responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dengan skala Likert, dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Temuan menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja guru, sedangkan motivasi kerja memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap kinerja guru, sebagaimana ditunjukkan oleh persamaan = –10.812 + 0.984X₁ + 0.385X₂ – 0.579X₃. Secara bersamaan, ketiga variabel tersebut secara signifikan mempengaruhi kinerja guru, dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0.523, menunjukkan bahwa 52,3% varians dalam kinerja guru dijelaskan oleh gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan motivasi kerja, sementara 47,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor di luar model.