Perkembangan media sosial telah mendorong perubahan signifikan dalam strategi pemasaran pariwisata, khususnya wisata kuliner berbasis produk pangan lokal. Influencer, media sosial, dan kepercayaan merek menjadi faktor penting yang berpotensi membentuk sikap serta minat beli wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Peran Influencer, Media Sosial, dan Brand Trust terhadap Sikap wisatawan serta implikasinya terhadap Minat Beli Wisatawan pada produk pangan lokal di Pasar Gede, Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada 300 wisatawan dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Influencer dan Brand Trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap Sikap wisatawan, sedangkan Media Sosial berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Sikap. Selanjutnya, Sikap terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli Wisatawan. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa Sikap mampu memediasi pengaruh Peran Influencer dan Brand Trust terhadap Minat Beli Wisatawan, tetapi tidak mampu memediasi pengaruh Media Sosial terhadap Minat Beli Wisatawan. Nilai koefisien determinasi (R²) dan predictive relevance (Q²) berada pada kategori sedang, yang mengindikasikan bahwa model penelitian memiliki kemampuan penjelasan dan prediktif yang cukup baik. Temuan ini menegaskan bahwa kredibilitas influencer dan kepercayaan terhadap merek atau destinasi memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan intensitas penggunaan media sosial semata dalam mendorong sikap dan minat beli wisatawan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pelaku pariwisata, UMKM, dan pemerintah daerah dalam merancang strategi pemasaran digital yang lebih efektif dan berbasis kepercayaan untuk pengembangan wisata kuliner lokal.