Nurmaini, Ella
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Diskusi Kelompok Guru Sebidang Terhadap Kompetensi Profesional Guru di SMP Swastamuhammadiyah 48 Medan Nurmaini, Ella
AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET Vol 3, No 2 (2025)
Publisher : AMI: JURNAL PENDIDIKAN DAN RISET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini pentingnya peningkatan kompetensi profesional guru dalam menunjang mutu pendidikan. Kompetensi profesional guru mencakup penguasaan materi pelajaran secara mendalam, kemampuan mengelola pembelajaran, pemanfaatan teknologi informasi, serta evaluasi yang objektif. Namun, di SMP Swasta Muhammadiyah 48 Medan masih ditemukan keterbatasan guru dalam penguasaan materi dan pemanfaatan teknologi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kompetensi guru adalah melalui diskusi kelompok guru sebidang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan diskusi kelompok guru sebidang, menilai kompetensi profesional guru, serta menganalisis pengaruh diskusi kelompok guru sebidang terhadap kompetensi profesional guru di SMP Swasta Muhammadiyah 48 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket. Analisis data meliputi uji normalitas, uji linearitas, dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan diskusi kelompok guru sebidang di SMP Swasta Muhammadiyah 48 Medan berjalan baik. Kompetensi profesional guru berada pada kategori baik. Berdasarkan analisis regresi diperoleh nilai t_hitung = 6,534 > t_tabel = 2,093 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan diskusi kelompok guru sebidang terhadap kompetensi profesional guru. Nilai koefisien determinasi (R² = 0,492) menunjukkan bahwa diskusi kelompok guru sebidang memberikan kontribusi sebesar 49,2% terhadap kompetensi profesional guru, sedangkan sisanya 50,8% dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan demikian, forum diskusi guru sebidang terbukti efektif sebagai sarana peningkatan kualitas profesionalisme guru.