Sebagai fasilitator, guru tidak hanya membawa pengetahuan dan ketrampilan kepada murid tetapi juga berperan untuk membina karakter siswa. Dalam hal ini guru dapat membantu siswa untuk membangun rasa percaya diri. Selain ilmu pengetahuan, guru juga bertanggung jawab pada proses pendidikan etika. Dalam kesehariannya ia mendorong sikap baik murid-murid dan mendidik mereka untuk menyadari bahwa perilaku ini sejumlah besar dipengaruhi oleh norma nilai budaya yang terkandung di masyarakat sekitarnya. Guru mampu memberikan contoh positif kepada pesertadidik lewat interaksi sehari-hari dalam kelas sebagai pedoman bimbingan. Kegiatan seperti ini tidak hanya meningkatkan keterampilan sosial siswa tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan lingkungan mereka. Oleh karena itu, peran guru dalam pengembangan karakter siswa sangat beragam. Kontribusi guru dalam pendidikan memiliki implementasi karakter jangka Panjang, membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan sosial dan bersedia memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Oleh karena itu, mendukung peran guru dalam pendidikan karakter ini sangat penting bagi semua pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat. Kegiatan semacam ini tidak hanya memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa, tetapi juga membuat mereka lebih sadar akan lingkungannya. Karena itu, peran guru dalam pendidikan karakter siswa sangatlah penting dan bervariasi. Kontribusi guru dalam pendidikan mempunyai karakter jangka panjang sehingga mereka generasi yang siap untuk menghadapi tantangan sosial dan bersedia untuk memberikan kontribusi yang baik terhadap masyarakat. Untuk itu, sangat penting bagi semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk mendukung peran guru dalam pendidikan karakter.