Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Sikap Sebagai Pelayan Tuhan Berdasarkan Filipi 4:1-9 Bagi Pengerja Di Gereja Bethel Indonesia Sungai Yordan Tanap Kembayan Kalimantan Barat Parasusanti, Jelita; Wahyuni, Sri; Purnomo, Yonathan
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v4i2.153

Abstract

Sikap sebagai pelayan Tuhan merupakan wujud keteguhan iman, kesatuan dalam kasih, serta pikiran yang terarah pada kebaikan sebagai cerminan hidup yang diperbarui dan berpusat pada Kristus. Hal ini tampak dalam pelayanan pengerja di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Sungai Yordan Tanap, Kembayan, Kalimantan Barat, meskipun masih ada sebagian yang belum sungguh-sungguh dalam melaksanakan tanggung jawab pelayanan. Penelitian ini bertujuan menilai implementasi sikap sebagai pelayan Tuhan berdasarkan Filipi 4:1–9 serta mengidentifikasi dimensi dominan yang memengaruhi implementasinya. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan survei dan wawancara, dianalisis melalui korelasi Pearson menggunakan SPSS 25, dengan uji validitas, reliabilitas, normalitas, confidence interval 5%, uji signifikansi regresi, dan one way anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sikap sebagai pelayan Tuhan berada pada kategori “sedang”, dengan interval kepercayaan 198,6204–205,3396, yang sesuai dengan hipotesis pertama sehingga dinyatakan diterima. Selain itu, dimensi yang paling dominan menentukan implementasi sikap pelayan Tuhan adalah “hidup dalam kesatuan” (D2), dengan koefisien korelasi 0,970 dan koefisien determinasi 0,941 atau kontribusi sebesar 94,1%. Temuan ini mempertegas bahwa kesatuan dan kebersamaan merupakan faktor kunci dalam membentuk sikap seorang pelayan Tuhan, sehingga hipotesis kedua juga terbukti dan diterima. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan perlunya setiap pengerja di GBI Sungai Yordan Tanap mengembangkan keteguhan iman, menjaga kesatuan, dan memusatkan hidup pada Kristus agar sikap pelayanan dapat diimplementasikan secara konsisten dan berdampak positif bagi pertumbuhan gereja.
The Level of Implementation of the Apostle Peter’s Teaching on Marital Harmony Based on 1 Peter 3:8–12 endas; Wahyuni, Sri; Purnomo, Yonathan
ORTHOTOMEO : Jurnal Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 3 (2025): On Process
Publisher : Gereja Alkitab Anugerah Kadoudan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71304/b4dqxp38

Abstract

Marital harmony in Christian families often faces challenges such as differences in perspectives, weak emotional control, and unhealthy communication. These conditions indicate that biblical teachings have not been consistently implemented in family life. Based on this context, this study addresses the question of the level of implementation of the Apostle Peter’s teaching on marital harmony based on 1 Peter 3:8–12 and identifies the most dominant influencing dimension. The purpose of this study is to measure the level of implementation of this teaching and to determine the dominant factor shaping family harmony among the congregation of the Jordan River Church of All Nations in Melawi, West Kalimantan. This study employed a quantitative survey method involving 25 respondents. Data were collected using a validated and reliable questionnaire and analyzed through descriptive statistics, normality tests, confidence intervals, and linear regression analysis. The findings indicate that the implementation level of the Apostle Peter’s teaching is categorized as moderate. All dimensions positively influence marital harmony, with righteous living emerging as the most dominant factor. This study emphasizes the importance of fostering righteous living as a foundation for harmony in Christian family life.