Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PEMBELAJARAN IPS DALAM MENCEGAH KEKERASAN SEKSUAL DI SMP NEGERI 5 SEMARANG Nuraini, Siti; Carolina Sasea, Sanita
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v5i1.3956

Abstract

This study aims to analyze the role of social studies learning in preventing sexual violence and the role of social studies teachers in improving students' understanding of sexual violence prevention at SMP Negeri 5 Semarang. The background of this study is based on the high number of cases of sexual violence in educational environments, especially among adolescents or junior high school students. The approach used in this study is descriptive qualitative with data collection techniques namely through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that social studies learning has strategic potential in improving students' understanding of sexual violence prevention, especially through social interaction material that discusses social contact, communication, and boundaries in interactions. Social studies teachers play an important role in integrating social studies material with sexual violence prevention material to ensure its relevance. The integration of the material includes the creation of RPM (in-depth learning plan) modules, material preparation, creation of learning media, and implementation of learning in the classroom. The results of sexual violence prevention education show that students who initially did not understand sexual violence, now understand sexual violence and its prevention.
Character Qualities: Adaptability Lingkungan Belajar dalam Pembelajaran IPS Kelas VII SMPN 7 Kota Semarang Nur Sayidatun Nisa, Aisyah; Suryadi, Yadi; Carolina Sasea, Sanita; Sinta, Radini
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/czd92a89

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang prioritas di Indonesia, sejalan dengan tujuan nasional Indonesia dan SDGs poin 4. Tujuan tersebut bisa tercapai salah satunya dengan mewujudkan pembelajaran yang efektif. Pembelajaran efektif pasti didukung oleh lingkungan belajar, baik itu lingkungan belajar keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Kenyataan di lapangan, khususnya kelas VII SMPN 7 Kota Semarang, peserta didik masih rendah dalam mengelola lingkungan belajar. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Mengidentifikasi kemampuan adaptability lingkungan belajar dalam Pembelajaran IPS yang sudah diterapkan oleh peserta didik kelas VII SMPN 7 Kota Semarang; 2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adaptability lingkungan belajar dalam Pembelajaran IPS pada peserta didik kelas VII SMPN 7 Kota Semarang. Jenis penelitian berupa penelitian kualitatif dengan desain studi kasus, terdiri dari subjek penelitian Guru IPS, peserta didik, wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan kepala sekolah SMPN 7 Kota Semarang. Data diperoleh dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian kemampuan adaptability menunjukkan variasi pada kematangan intelektual, emosional, sosial dan tanggungjawab. Kemampuan adaptasi peserta didik dalam pembelajaran IPS di SMPN 7 Kota Semarang menunjukkan bahwa siswa dengan kematangan emosional, intelektual, sosial, dan tanggung jawab yang baik cenderung memiliki tingkat adaptability tinggi. Faktor yang mempengaruhi ada dari peserta didik, maupun faktor lingkungan belajar. Untuk meningkatkan kemampuan adaptasi seluruh siswa, diperlukan sinergi antara guru, sekolah, orang tua, dan lingkungan sosial dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang mendukung, inklusif, serta mendorong perkembangan kognitif dan afektif peserta didik.