Mukhibbatul Bariroh, Azmil
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Angkasa Mojokerto dalam Perspektif Islam Wasathiyah Mukhibbatul Bariroh, Azmil
Journal Islamic Studies Vol. 6 No. 02 (2025): Edisi September
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/rv8gcp64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Angkasa Mojokerto telah mengintegrasikan nilai-nilai Islam Wasathiyah, serta mengidentifikasi strategi pengembangannya agar lebih kontekstual dan relevan terhadap karakteristik peserta didik SMK. Islam Wasathiyah merupakan pendekatan keislaman yang menekankan prinsip keseimbangan (tawazun), moderasi (tawassuth), toleransi (tasamuh), dan keadilan (i’tidal), yang sangat penting dalam membangun kesadaran keberagamaan yang damai dan inklusif, khususnya di kalangan pelajar vokasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap kurikulum PAI, wawancara mendalam dengan guru PAI, kepala sekolah, dan siswa, serta observasi partisipatif terhadap aktivitas pembelajaran dan keagamaan di sekolah. Teknik analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, disertai triangulasi teknik dan sumber untuk menjaga validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam Wasathiyah telah mulai diintegrasikan dalam kurikulum PAI SMK Angkasa Mojokerto, meskipun masih bersifat parsial dan belum sistematis. Guru memiliki kesadaran pentingnya moderasi beragama, namun keterbatasan pemahaman konseptual dan pendekatan pedagogis menjadi tantangan utama. Di sisi lain, siswa menunjukkan respons positif terhadap nilai toleransi dan sikap inklusif, namun pemahaman tersebut belum sepenuhnya mendalam dan konsisten. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan sekolah, pelatihan guru, serta revisi kurikulum nasional untuk memasukkan nilai-nilai wasathiyah secara eksplisit dalam struktur dan praktik pembelajaran PAI.