Minat dan kesiapan siswa dalam melakukan eksplorasi karir Pada jenjang pendidikansekolah menengah atas masih menunjukkan kekurangan, yang dipengaruhi oleh terbatasnya akses terhadap informasi dan pendampingan sejak dini. Perencanaan dan pelaksanaan program bimbingan karir yang efektif menjadi kunci Dalam mendukung siswa untuk mengenali potensi diri, memahami berbagai jenis pekerjaan, serta mengambil keputusan karir yangsesuai.Penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan media dan instrumen yang relevan dalam mendukung kegiatan eksplorasi karir siswa, seperti website yang divalidasi oleh ahli dan instrumen berbasis model Rasch yang valid dan reliabel. Berbagai pendekatan seperti tes minat, kunjungan industri, magang, serta layanan konseling individual diidentifikasi sebagai metode yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan pengalaman langsung siswa terhadap dunia kerja dan pilihan karir mereka. Dalam menjalankan program bimbingan karir di sekolah meliputi kurangnya media yang mendukung, terbatasnya layanan dari pihak konselor, serta kurangnyapengalaman langsung yang memungkinkan siswa mengeksplorasi berbagai profesi secara optimal. Untuk meningkatkan efektivitas program, guru bimbingan dan konseling perlu mengintegrasikan kegiatan praktis dan pengalaman langsung ke dalam program, sertamelibatkan berbagai pihak terkait seperti industri dan orang tua. Pendekatan yang terstruktur,menyeluruh, dan berbasis data akan membantu siswa memperoleh informasi yang lengkap dan meningkatkan motivasi serta keberhasilan mereka dalam menentukan arah karir. Dengan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang tepat, program bimbingan karir mampu menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan siswa dalam mencapai tujuan pendidikan dan karir yang diinginkan di masa depan.