Business plan ini dilatarbelakangi oleh jumlah pasien gagal ginjal tahap akhir yang semakin bertambah, sehingga dibutuhkan layanan hemodialisis di luar rumah sakit. Tujuan penelitian ini antara lain: mengkaji kelayakan perancangan bisnis klinik utama Sragi di Kabupaten Pekalongan dengan layanan hemodialisis. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data primer dari wawancara langsung dan kuesioner narasumber baik dokter pelaksana hemodialisis, perawat hemodialisis, beberapa pasien yang menjalani terapi hemodialisis dan 3 vendor mesin hemodialisis, data sekunder didapat dari data badan pusat statistik dan vendor. Berdasarkan hasil analisis tersebut bahwa klinik utama Sragi memiliki target pasar, positioning yang baik, memiliki layanan yang mudah diakses, dengan bauran pemasaran yang tepat, yaitu layanan foot spa, antar jemput ambulance. Klinik utama Sragi telah memiliki legalitas perusahaan berbadan hukum PT Sragi Cipta Husada, visi misi, struktur organisasi, standar operasional prosedur, hasil analisis SWOT pada kuadaran pertama (Strategi Agresif), program perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia, juga memiliki strategi manajemen keuangan yang baik, hasil analisis keuangan memiliki nilai Net Present Value (NPV) positif senilai Rp.4.895.404.434, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 21% diatas bunga bank, payback period dapat dicapai maksimal pada tahun ke-6 dengan menggunakan skema Kerja Sama Operasi (KSO) dan pendekatan skenario proyeksi moderat. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi inovasi marketing, SDM, keuangan yang modern, efektif, efisien berpengaruh signifikan terhadap keberlangsungan bisnis layanan hemodialisis, dengan demikian maka klinik utama Sragi dengan layanan hemodialisis dinyatakan layak untuk dijalankan. Oleh karena itu dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi pebisnis yang ingin membangun klinik hemodialisis supaya perlu melakukan research dan development terkait trend model bisnis hemodialisis di masa mendatang.