Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas hasil terjemahan kitab Al-Akhlāqu li Al-Banȃt karya Abu Musthafa Al-Halabi berdasarkan parameter keakuratan, keberterimaan, dan keterbacaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada tiga responden ahli. Data primer dalam penelitian ini adalah kitab Al-Akhlāqu li Al-Banȃt hasil terjemahan Abu Musthafa Al-Halabi jilid 1 bab 1 - 12, sedangkan data sekunder berupa teori-teori penerjemahan dan hasil penilaian kualitas oleh para responden. Hasil penelitian menunjukkan dari 211 data yang dianalisis, sebanyak 176 korpus dengan persentase 83,41% data tergolong akurat. Sedangkan, ketidakakuratan yang ditemukan umumnya disebabkan oleh penerapan strategi membuang (Ḥadzf), yang dalam beberapa kasus menghilangkan informasi penting dari teks sumber. Pada hasil temuan keberterimaan ditemukan 144 korpus dengan persentase 68,25% berterima. Beberapa data yang kurang berterima disebabkan oleh penggunaan istilah yang masih mempertahankan struktur bahasa Arab, sehingga terasa kurang alami bagi pembaca bahasa sasaran. Pada hasil temuan keterbacaan ditemukan 176 korpus dengan persentase 83,41% mudah dibaca. Namun, ditemukan 35 korpus tergolong kurang terbaca karena struktur kalimat yang terlalu panjang atau penggunaan istilah teknis yang kurang familiar. Sehingga menghasilkan total skor rata-rata kualitas terjemahan 2,82 dari skala 3. Dengan demikian, secara keseluruhan, kualitas terjemahan kitab ini cukup baik, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan keakuratan dan keberterimaan, terutama dalam hal pemilihan strategi penerjemahan yang lebih sesuai dengan konteks budaya bahasa sasaran. Kualitas terjemahan termasuk dalam kategori baik, meskipun masih memerlukan pembaruan istilah agar relevan dengan perkembangan bahasa Indonesia kontemporer.