Maternal Mortality Rate (AKI) and Infant Mortality Rate (AKB) are one of the important indicators in describing the degree of health in society. Based on data from the Ministry of Health’s Maternal Perinatal Death Notification (MPDN) system, the maternal mortality rate in 2022 reached 4,005 and in 2023 increased to 4,129.The causes of maternal death include hypertension and postpartum hemorrhage. The infant mortality rate in 2022 is 20,882 and in 2023 is 29,945 with the cause of death due to BBLR, asphyxia and congenital diseases (Mediakom, 2024) Continuity of Care in midwifery is a series of continuous and comprehensive care ranging from pregnancy, childbirth, postpartum to newborn services and family planning services that connect women's health needs, especially in the personal circumstances of each individual. Continuity of care is fundamental in the midwifery practice model to provide holistic care, build sustainable partnerships and provide support, and foster a relationship of mutual trust between midwives and clients (Yulizwati, henni fitria, 2021) Based on Permenkes Number 21 of 2021 concerning the Implementation of Health Services in the Pre-Pregnancy, Pregnancy, Childbirth and Postpartum Period, Contraceptive Services and Sexual Health Services in article 4 states that health services during pregnancy, pre-pregnancy, childbirth, postpartum period, contraceptive services and sexual health services are carried out with a promotive, preventive, curative, and rehabilitative approach that is carried out in a proactive manner comprehensive, integrated and sustainable. These services are carried out by health workers and/or non-health workers, both in government-owned and private health service facilities, as well as outside health facilities. The Continuity of Care approach seeks to address maternal and child health problems from preconception to pregnancy, childbirth, and postpartum as a unit. This study aims to provide obstetric care to 73 Mrs.P aged 19 years G1P0A0 37 weeks pregnant with a normal pregnancy at the Sragi 1 Health Center. The data collection method uses primary data and secondary data. Primary data was obtained from observations, Mrs. P decided to use 3-month injectable birth control, after being given comprehensive obstetric care starting from pregnancy, childbirth, postpartum. Abstrak Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indicator penting dalam menggambarkan derajat kesehatan di masyarakat. Berdasarkan data Maternal Perinatal Death Notification (MPDN) system pencatatan kematian ibu Kementrian Kesehatan , Angka Kematian Ibu pada tahun 2022 mencapai 4.005 dan Tahun 2023 meningkat menjadi 4.129. Penyebab kematian ibu diantaranya hipertensi dan perdarahan pasca salin. Angka Kematian Bayi pada tahun 2022 sebanyak 20.882 dan Tahun 2023 sebesar 29.945 dengan penyebab kematian karena BBLR, asfiksia dan penyakit bawaan (Mediakom, 2024). Continuity of Care dalam kebidanan adalah serangkaian asuhan yang berkelanjutan dan menyeluruh mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, pelayanan bayi baru lahir serta pelayanan keluarga berencana yang menghubungkan kebutuhan kesehatan perempuan khususnya dalam keadaan pribadi setiap individu. Continuity of Care merupakan hal yang mendasar dalam model praktik kebidanan untuk memberikan asuhan yang holisttik, membangun kemitraan yang berkelanjutan dan memberikan dukungan, serta membina hubungan saling percaya antara bidan dengan klien (Yulizwati, henni fitria, 2021). Berdasarkan Permenkes Nomor 21 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan dan Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi dan Pelayanan Kesehatan Seksual dalam pasal 4 menyebutkan bahwa pelayanan kesehatan masa sebeum hamil, mas hamil, persalinan, masa sesudah melahirkan, pelayanan kontrasepsi dan pelayanan kesehatan seksual diselenggarakan dengan pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitative yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan. Pelayanan tersebut dilaksanakan oleh tenaga kesehatan dan atau tenaga non kesehatan, baik di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah maupun swasta, maupun di luar fasyankes. Pendekatan Continuity of Care diupayakan menangani masalah kesehatan ibu dan anak dari masa pra konsepsi sampai masa kehamilan, persalinan, dan pasca persalinan sebagai satu kesatuan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan pada Ny. D umur 20 tahun G1P0A0 hamil 37 minggu dengan kehamilan normal di Puskesmas Jumo. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil observasi, hasil pemeriksaan di buku KIA, Rekam medic dan hasil pemeriksaan lain seperti hasil USG, hasil laboratorium. Pendokumentasian menggunakan SOAP. Berdasarkan hasil studi secara komprehensif dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir didapatkan data Ny.P umur 19 tahun G1P0A0 hamil 37 minggu dengan kehamilan normal. ANC dilakukan 6 kali kunjungan di Puskesmas Jumo, di Posyandu maupun kunjungan rumah. Persalinan berlangsung secara normal di Poned RS PKU Muhammadiyah Temanggung, bayi baru lahir dalam keadaan sehat dan normal. Kunjungan nifas dilakukan 4 kali , masa nifas dalam keadaan normal, tidak ada perdarahan, kontraksi uterus baik, tidak ditemukan tanda bahaya nifas, luka jahitan perineum baik. Pada bayi baru lahir, hasil pemeriksaan antropometri normal. Kunjungan neonatal dilakukan 3 kali, bayi dalam keadaan sehat, tidak ada tanda ihterus, tidak ada tanda infeksi, perkembangan berat badan normal dan bayi menyusu secara Eksklusif on demand. Ny. P memutuskan menggunakan KB suntik 3 bulan. Setelah diberikan asuhan kebidanan secara komprehensif mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan neonates didapatkan asuhan berjalan dengan dengan lancar, ibu dan bayi dalam kondisi baik. Diharapkan pasien dapat menerapkan konseling yang diberikan sehingga memberi manfaat bagi kesehatan ibu dan bayi, serta meningkatkan pengetahuan ibu dan keluarga tentang kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan neonates.Tidak ada kesenjangan antara teori dan praktek dalam pemberian Asuhan Kebidanan Continuity of Care (CoC)