Hartadi, Bagus Tiyan Tri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Sifat Mekanik Pengelasan SMAW posisi 3G (vertical up) pada Baja Karbon Rendah St 37 Purwanto, Andi; Wijoyo, Wijoyo; Hartadi, Bagus Tiyan Tri
Go Infotech: Jurnal Ilmiah STMIK AUB Vol 31, No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AUB - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36309/goi.v31i2.428

Abstract

Proses pengelasan merupakan salah satu metode penyambungan logam yang paling banyak digunakan dalam bidang konstruksi dan manufaktur. Salah satu proses pengelasan yang umum dipakai adalah Shielded Metal Arc Welding (SMAW), yang dikenal dengan kepraktisan serta kemampuannya menghasilkan sambungan yang kuat. Dalam pengelasan posisi 3G (vertical up), kualitas hasil las sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya adalah jenis elektroda yang digunakan. Jenis elektroda memiliki peranan penting dalam menentukan sifat mekanis hasil las, seperti kekuatan tarik, kekerasan, dan ketangguhan sambungan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui variasi jenis elektroda pengelasan SMAW 3G Baja Karbon Rendah ST 37 terhadap kekuatan tarik, ketangguhan impact, kekerasan vikers dan struktur mikro. Metode eksperimen destruktif penelitian ini menggunakan variabel bebas variasi elektroda E6013, E7016 dan E7018, sedangkan variabel kontrol yaitu mesin Las SMAW, mesin UTM, mesin uji impact, mesin Vikers Hardness dan mikroskop. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah Baja Karbon Rendah ST 37. Material dilas dengan metode (SMAW) Shielded Metal Arc Welding posisi 3G (vertikal up).  Tahap pengujian untuk mengetahui kekuatan tarik mengacu pada ASTM E8/E8M-09 sedangkan untuk pengujian impak mengacu pada ASTM E23-07a  dan pengamatan foto struktur mikro dengan mikroskop. Analisa menghasilkan E7018 unggul dalam kekuatan tarik (465,75 MPa) dan ketangguhan impact (1,97 Joule/mm²), ideal untuk aplikasi dinamis. E7016 memiliki tegangan luluh tertinggi (338,25 MPa) dan elongasi terbesar (18,2%), mencerminkan keuletan dan ketahanan deformasi. E6013 unggul dalam kekerasan (190,95 HV) namun rendah dalam keuletan dan ketangguhan. Mikrostruktur E6013 merata tapi kurang mendukung sifat mekanik, E7016 halus dan seragam, sedangkan E7018 dominan ferrite di HAZ yang meningkatkan ketangguhan. Kesimpulannya, E7018 terbaik untuk beban dinamis, E7016 seimbang untuk struktural, dan E6013 cocok untuk aplikasi ringan dengan kebutuhan kekerasan tinggi.
Analisis Sifat Mekanik Pengelasan SMAW posisi 3G (vertical up) pada Baja Karbon Rendah St 37 Purwanto, Andi; Wijoyo, Wijoyo; Hartadi, Bagus Tiyan Tri
Go Infotech: Jurnal Ilmiah STMIK AUB Vol 31, No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AUB - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36309/goi.v31i2.428

Abstract

Proses pengelasan merupakan salah satu metode penyambungan logam yang paling banyak digunakan dalam bidang konstruksi dan manufaktur. Salah satu proses pengelasan yang umum dipakai adalah Shielded Metal Arc Welding (SMAW), yang dikenal dengan kepraktisan serta kemampuannya menghasilkan sambungan yang kuat. Dalam pengelasan posisi 3G (vertical up), kualitas hasil las sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya adalah jenis elektroda yang digunakan. Jenis elektroda memiliki peranan penting dalam menentukan sifat mekanis hasil las, seperti kekuatan tarik, kekerasan, dan ketangguhan sambungan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui variasi jenis elektroda pengelasan SMAW 3G Baja Karbon Rendah ST 37 terhadap kekuatan tarik, ketangguhan impact, kekerasan vikers dan struktur mikro. Metode eksperimen destruktif penelitian ini menggunakan variabel bebas variasi elektroda E6013, E7016 dan E7018, sedangkan variabel kontrol yaitu mesin Las SMAW, mesin UTM, mesin uji impact, mesin Vikers Hardness dan mikroskop. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah Baja Karbon Rendah ST 37. Material dilas dengan metode (SMAW) Shielded Metal Arc Welding posisi 3G (vertikal up).  Tahap pengujian untuk mengetahui kekuatan tarik mengacu pada ASTM E8/E8M-09 sedangkan untuk pengujian impak mengacu pada ASTM E23-07a  dan pengamatan foto struktur mikro dengan mikroskop. Analisa menghasilkan E7018 unggul dalam kekuatan tarik (465,75 MPa) dan ketangguhan impact (1,97 Joule/mm²), ideal untuk aplikasi dinamis. E7016 memiliki tegangan luluh tertinggi (338,25 MPa) dan elongasi terbesar (18,2%), mencerminkan keuletan dan ketahanan deformasi. E6013 unggul dalam kekerasan (190,95 HV) namun rendah dalam keuletan dan ketangguhan. Mikrostruktur E6013 merata tapi kurang mendukung sifat mekanik, E7016 halus dan seragam, sedangkan E7018 dominan ferrite di HAZ yang meningkatkan ketangguhan. Kesimpulannya, E7018 terbaik untuk beban dinamis, E7016 seimbang untuk struktural, dan E6013 cocok untuk aplikasi ringan dengan kebutuhan kekerasan tinggi.