Dalam industri penerbangan, efisiensi operasional sangat penting dan didukung oleh Apron Movement Control (AMC), yang mengatur pergerakan pesawat di apron. Kinerja efektif AMC berkontribusi langsung pada kelancaran operasional dan kepuasan maskapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja petugas Apron Movement Control (AMC) terhadap kepuasan Maskapai Lion Air di Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang relevan, kemudian data dianalisis menggunakan software SPSS versi 27 dengan analisis regresi linier sederhana, uji t, dan uji koefisien determinasi.. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kinerja petugas Apron Movement Control (AMC) (X), sedangkan variabel dependen adalah kepuasan Maskapai Lion Air (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kinerja petugas AMC terhadap kepuasan Maskapai Lion Air. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 0,05, yang berarti pengaruh tersebut posistif dan signifikan secara statistik. Koefisien determinasi (R²) sebesar 69,1% menunjukkan bahwa kinerja petugas AMC memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap kepuasan maskapai, sedangkan 30,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kualitas kinerja petugas AMC, khususnya dalam hal profesionalisme, koordinasi, ketepatan waktu, dan responsivitas, dapat meningkatkan kepuasan maskapai. Oleh karena itu, strategi peningkatan layanan AMC menjadi aspek penting dalam pengembangan operasional bandar udara secara menyeluruh.