Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian empiris guna mengetahui perbedaan keefektifan antara metode pembelajaran read aloud berbasis media gambar seri dengan metode lain yang biasanya digunakan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan berbahasa reseptif pada anak usia dini. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen nonequivalent control group dengan pendekatan kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari satu variabel bebas dan dua variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran read aloud dengan media cerita gambar seri (X), sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah kemampuan berbahasa reseptif (Y1) dan kemampuan berbahasa ekspresif (Y2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) metode pembelajaran read aloud dengan media cerita gambar seri lebih efektif dibandingkan metode pembelajaran yang biasa digunakan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan berbahasa reseptif pada anak usia dini, secara statistik diperoleh nilai Fhitung = 5,766 dengan tingkat signifikansi p = 0,022 lebih kecil dari 5%; (2) metode pembelajaran read aloud dengan media cerita gambar seri lebih efektif dibandingkan metode pembelajaran yang biasa digunakan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan berbahasa ekspresif pada anak usia dini, secara statistik diperoleh nilai Fhitung = 1,028 dengan tingkat signifikansi p = 0,012 lebih kecil dari 5%. Hasil studi ini memberikan wawasan serta inovasi baru mengenai keefektifan metode pembelajaran read aloud dalam kegiatan bercerita menggunakan gambar seri, yang terbukti bermanfaat untuk mengembangkan kemampuan berbahasa reseptif dan ekspresif anak.