Perkembangan teknologi digital dan perubahan perilaku konsumen mendorong transformasi strategi pemasaran dari pendekatan tradisional menuju pemasaran digital yang lebih interaktif, terukur, dan berorientasi pada penciptaan nilai. Media sosial sebagai bagian dari pemasaran digital memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran merek serta menjalin hubungan dengan konsumen secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran produser dan videografer dalam proses produksi iklan digital Broth Series dari Crystal of the Sea serta mengevaluasi efektivitas konten iklan berdasarkan Hierarchy of Effects Model pada tahap kognitif dan afektif. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan memanfaatkan data insight media sosial Instagram, TikTok, dan YouTube selama periode publikasi 21–30 November 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran produser dan videografer berkontribusi signifikan dalam penyampaian informasi produk secara jelas serta dalam membangun kedekatan emosional dengan audiens melalui pendekatan storytelling. Evaluasi performa iklan menunjukkan perbedaan efektivitas pada masing-masing platform, di mana TikTok unggul dalam jangkauan audiens, YouTube memiliki tingkat keterlibatan yang tinggi, dan Instagram menunjukkan performa yang relatif stabil. Secara keseluruhan, hasil analisis reach rate, engagement rate, dan frequency mengindikasikan bahwa strategi iklan digital yang diterapkan mampu meningkatkan product awareness Broth Series, meskipun diperlukan penyesuaian strategi distribusi konten sesuai karakteristik tiap platform agar efektivitas pemasaran dapat dioptimalkan secara berkelanjutan.