Penguatan karakter moderasi beragama dalam pendidikan menjadi hal yang fundamental sebab setiap peserta didik memiliki tingkat pemahaman beragama yang beragam dan berbeda sesuai dengan keyakinan berlandaskan pada Pancasila dan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Saat ini era revolusi industri memiliki perkembangan yang sangat pesat. Oleh karena itu urgensi pendidikan berbasis teknologi artificial intelligence perlu penguatan moderasi sebagai dasar dalam menyiapkan generasi emas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguatan karakter moderasi beragama era artificial inteligence di SDN 23 Batara Kecamatan Wara Kota Palopo. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah jenis penelitian mixed methods dengan eksploratory sequenstial design. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data penelitian menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan pemahaman dan implementasi moderasi beragama di SDN 23 Batara memiliki peran yang sangat baik sebab peserta didik memiliki komitmen kebangsaan yang kuat, sikap anti-kekerasan, serta penerimaan yang positif terhadap budaya lokal. Penggunaan dan pemanfaatan teknologi pembelajaran juga menunjukkan respon positif peserta didik berdasarkan perhitungan statistik deskriptif berada pada kategori setuju dan sangat setuju dengan nilai rata-rata 4,49 yang menandakan bahwa teknologi artificial intelligence berkontribusi positif pada peserta didik dalam meningkatkan motivasi, pemahaman, dan kemampuan bekerjasama. Sehingga penguatan karakter moderasi beragama dengan integrasi teknologi berbasis artificial intelligence terbukti efektif menciptakan lingkungan belajar yang harmonis, inklusif, dan toleran.