Elektrolit sangat penting untuk fungsi kehidupan dasar, seperti menjaga netralitas listrik dalam sel dan menghasilkan serta menghantarkan potensial aksi pada saraf dan otot. Ketidakseimbangan elektrolit adalah komplikasi umum dan berpotensi mengancam jiwa pada pasien yang sakit kritis, seringkali disebabkan oleh proses penyakit yang mendasarinya, intervensi terapeutik, atau kombinasi keduanya. Ketidakseimbangan elektrolit yang meliputi gangguan kadar natrium, kalium, kalsium, magnesium, dan fosfat, dapat secara signifikan memengaruhi fungsi sel, menyebabkan serangkaian gangguan metabolisme yang dapat memperburuk kondisi kritis pasien. prevalensi gangguan elektrolit menunjukkan angka yang signifikan dalam dunia medis, di mana gangguan natrium khususnya hiponatremia tetap mendominasi sebagai jenis ketidakseimbangan yang paling umum dengan prevalensi mencapai sekitar 44% di unit gawat darurat. Penanganan ketidakseimbangan elektrolit merupakan tantangan yang kompleks yang membutuhkan pemantauan yang cermat dan intervensi tepat waktu. Deteksi dini dan koreksi ketidakseimbangan ini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius seperti aritmia jantung, gangguan neuromuskular, dan disfungsi ginjal. Tinjauan ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif tentang strategi terkini untuk mendiagnosis dan mengelola ketidakseimbangan elektrolit pada pasien dewasa, dengan fokus pada praktik berbasis bukti terbaru.