Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Neutrophil-To-Lymphocyte Ratio As A Diagnostic Predictor And Initial Management In Sepsis-Induced Acute Kidney Injury: A Systematic Review Based On Recent Studies Dwitya Arianingtyas, Ni Made; Miswari Dewi, Putu Feby; Pranata, Putu Yogi
Journal of Social Research Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v5i2.2984

Abstract

Sepsis is a leading cause of Sepsis-Induced Acute Kidney Injury (SI-AKI) and contributes substantially to high morbidity and mortality among critically ill patients. The neutrophil-to-lymphocyte ratio (NLR) is a systemic inflammatory biomarker that is readily obtained from routine blood tests and has potential value as a diagnostic predictor and a basis for early management of SI-AKI. This systematic review aims to evaluate the role of NLR as a diagnostic predictor and a basis for early management in patients with SI-AKI based on recent studies. This study is a systematic review conducted in accordance with the PRISMA 2020 guidelines. A literature search was performed using PubMed and Google Scholar databases for articles published between 2021 and 2025. Included studies were original articles involving adult populations, assessing NLR as a parameter, and reporting outcomes related to SI-AKI. The methodological quality of included studies was assessed using the Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tool. A total of five observational studies met the inclusion criteria. Most studies demonstrated significantly higher NLR values in septic patients who developed SI-AKI compared with those who did not. Several studies also reported an independent association between elevated NLR and AKI progression as well as increased mortality. However, one study found no significant association between NLR and certain clinical outcomes, including the need for mechanical interventions and length of hospital stay. NLR has the potential to be used as an early diagnostic parameter and a risk stratification tool in SI-AKI
Pendekatan Klinis dan Tantangan Tatalaksana Gangguan elektrolit pada Pasien Dewasa Dwitya Arianingtyas, Ni Made; Krisna Dewi, Putu Ayu
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Elektrolit sangat penting untuk fungsi kehidupan dasar, seperti menjaga netralitas listrik dalam sel dan menghasilkan serta menghantarkan potensial aksi pada saraf dan otot. Ketidakseimbangan elektrolit adalah komplikasi umum dan berpotensi mengancam jiwa pada pasien yang sakit kritis, seringkali disebabkan oleh proses penyakit yang mendasarinya, intervensi terapeutik, atau kombinasi keduanya. Ketidakseimbangan elektrolit yang meliputi gangguan kadar natrium, kalium, kalsium, magnesium, dan fosfat, dapat secara signifikan memengaruhi fungsi sel, menyebabkan serangkaian gangguan metabolisme yang dapat memperburuk kondisi kritis pasien. prevalensi gangguan elektrolit menunjukkan angka yang signifikan dalam dunia medis, di mana gangguan natrium khususnya hiponatremia tetap mendominasi sebagai jenis ketidakseimbangan yang paling umum dengan prevalensi mencapai sekitar 44% di unit gawat darurat. Penanganan ketidakseimbangan elektrolit merupakan tantangan yang kompleks yang membutuhkan pemantauan yang cermat dan intervensi tepat waktu. Deteksi dini dan koreksi ketidakseimbangan ini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius seperti aritmia jantung, gangguan neuromuskular, dan disfungsi ginjal. Tinjauan ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif tentang strategi terkini untuk mendiagnosis dan mengelola ketidakseimbangan elektrolit pada pasien dewasa, dengan fokus pada praktik berbasis bukti terbaru.